Simalungun, hetanews.com- Bupati Simalungun JR Saragih mengaku menginginkan seluruh kepala dinas dan stafnya untuk pindah dan berdomisili di Pamatang Raya.

Cita-cita orang nomor 1 di Pemkab Simalungun ini didasari oleh rasa keprihatinannya melihat kesenjangan sosial yang terjadi antara penduduk kota dengan warga desa di Simalungun.

Menurut JR Saragih, masih terdapat banyak kendala dilapangan mengapa sampai saat ini keinginannya tersebut belum tercapai.

“Saya ingin semua kepala dinas tinggal di Raya, membawa anak-anak mereka supaya menjadi contoh bagi anak-anak disini. Tetapi semua itu belum bisa terlaksana, kita harus akui cara berpikir kita masih belum setujuan,” ungkapnya.

JR Saragih yang dikenal memiliki empati kepada masyarakat miskin ini mengatakan perlunya gotong royong untuk mempersiapkan generasi muda, dimulai dari bangku sekolah. Lanjutnya, mempersiapkan generasi penerus paling tidak membutuhkan waktu 30 tahun kedepan, untuk merubah pola pikir masyarakat desa.

“Kalau anak-anak di kota itu sudah siap dengan kemajuan, bagaimana dengan anak-anak di desa. Apa pernah anak-anak kepala dinas itu bermain ditanah dan menginjak-injak tanah tanpa sandal,” pungkas JR Saragih.

Ia menambahkan, perlu adanya kerjasama antara tokoh masyarakat dengan pemerintah untuk secara bersama- sama memberikan contoh kepada masyarakat desa yang juga berhak mendapatkan perhatian. Kata Bupati 2 periode ini, hal paling terberat dalam mengemban tugas sebagai pemimpin ialah mencerdaskan generasi muda  dan juga masyarakat lainnya.

“Coba kita lihat masyarakat di desa ini, kalau mereka jenuh kemana mereka mau pergi. Mall enggak ada, mau nonton bioskop enggak ada. Mereka harus kita perhatikan, ini tugas paling berat seorang pemimpin,” tandas Bupati peraih gelar Ambassador Electricity ini.