HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Prajurit Yonif-8 Marinir Evakuasi Korban Banjir

Tim SAR Batalyon Infanteri-8 Marinir, melakukan evakuasi korban banjir, di Dusun IV Desa Seberang Pelawi Selatan, Kabupaten Langkat, Senin (6/11/2017). (foto/ardiansyah)

Langkat, hetanews.com - Tim SAR Batalyon Infanteri-8 Marinir, melakukan evakuasi korban banjir, di Dusun IV Desa Seberang Pelawi Selatan, Kabupaten Langkat, Senin (6/11/2017).

Intensitas curah hujan yang terjadi di wilayah Kabupaten Langkat, beberapa hari belakangan ini, menyebabkan debit air sungai meningkat dengan drastis. Akibatnya, air sungai pelawi meluap ke pemukiman warga yang bermukim, di sekitaran sungai.

Banjir setinggi 60 cm, menyebabkan keresahan karena menghambat aktivitas masyarakat. Banjir juga membuat tanggul sungai, di Desa Lama, jebol.

Prajurit Yonif-8 Marinir langsung meluncur ke lokasi banjir dan melakukan penyisiran serta evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan.

Tim SAR Batalyon Infanteri-8 Marinir, melakukan evakuasi korban banjir, di Dusun IV Desa Seberang Pelawi Selatan, Kabupaten Langkat, Senin (6/11/2017). (foto/ardiansyah)

Dari data yang diberikan Kepala Desa Pelawi Selatan, Muhammad Rizal, sebanyak 110 rumah terendam banjir. Desa yang terkena banjir adalah Desa Securai Utara, Pelawi Selatan Desa Lama, dan Pelawi Utara.

Prajurit Yonif-8 Marinir, berupaya maksimal untuk mengevakuasi warga meski banyak warga yang tidak mau dievakuasi karena menjaga harta benda mereka agar tidak hanyut.

Sampai dengan sekarang tim evakuasi dari Yonif-8 Marinir masih stand by di lokasi banjir untuk mengantisipasi banjir susulan karena melihat cuaca juga masih mendung di seputaran Pelawi Selatan.

Penulis: ardiansyah. Editor: gun.