Simalungun, hetanews.com - Jajaran Polsek Bangun berhasil mengamankan 4 orang terduga sebagai pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan salah seorang diduga sebagai pengedar.

Keempat pelaku, yakni, Alwi Saragih (42), warga Huta III, Nagori Marihat Bandar, Kecamatan Bandar, Friska Sagala (20), warga Huta III, Nagori Pematang Asilum, Kecamatan Gunung Malela, Uwais Alkorni Lubis (27), warga Huta III, Nagori Marihat Bandar, Kecamatan Bandar, Siti Aisyah (35), warga Jalan Sembolon Gang Setia, Kelurahan Teladan Perumnas Balias Perdagangan dan Dewi Mustika (29), warga Kampung Jawa Perdagangan.

Menurut Kapolsek Bangun, AKP Putra Jani Purba, Selasa (7/11/2017), keempat pelaku berhasil diamankan bermula dari tertangkapnya Firska Sagala.

Putra Jani menerangkan, bahwa pada Senin (6/11/2017) sekira pukul 17.00 WIB, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat, bahwa di Pasar Marihat Bukit, Huta III, Nagori Marihat Bukit, Kecamatan Gunung Maligas, ada transaksi jual beli sabu.

Petugas Polsek langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan berangkat ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penangkapan terhadap seorang perempuan, Friska Sagala. Setelah digeledah, ditemukan 1 buah plastik klip putih didugà berisi sabu yang disimpan di dalam sebatang rokok merk marlboro.

Setelah diinterogasi di Polsek, Friska mengakui, bahwa barang yang diduga sabu tersebut berasal dari Alwi Saragih yang tinggal di Huta III, Nagori Marihat Bandar.

Dari keterangan Friska, petugas Polsek Bangun yang dipimpin langsung Kapolsek Bangun, segera melakukan pengembangan dan penangkapan, di rumah Alwi Saragih. Saat dilakukan pengeledehan rumah pelaku yang didampingi Pangulu Nagori Marihat Bandar dan Gamot untuk menyaksikan. Akhirnya ditemukan pelaku bersama Dewi Mustika, Siti Aisyah dan Uwais Alkorni Lubis yang diduga baru selesai menggunakan sabu.

Selain para pelalu, petugas juga menemukan 4 buah plstik klip putih kecil diduga berisi sabu, 1 buah bong dari larutan cap kaki tiga, 1 buah kaca pirex bekas diduga sisa bakaran jenis sabu, 3 buah skop dari plastic, 12 pipet plastik, 1 buah plastik putih klip ukuran besar yang kosong, 1 buah plstik putih klip ukuran sedang yang kosong, 1 buah plastik putih klip ukurqn kecil yang kosong, 1 buah sumbu dari timah rokok, 1 buah sambungan dari pipet, 1 buah buku note book merk erica and ciady dan 1 lembar bukti trasfer uang BRI Rp 2.300.000 atas nama Ahyar Efendi Samosir.

Lalu, 1 lembar bukti tranfers uang BRI Rp 1.000.000 atas nama Ahyar Efendi Samosir, 1 buah mancis merk tokai warnah ungu, 1 buah mancis merk metro lighter, handphone (HP) merk Staw berry warna biru, merk Phito warna hitam dan merk Samsung lipat warna merah, 1 buah dompet warnah merah dan uang hasil penjualan Rp  2.742.000.

Selanjutnya para pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Bangun untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut  sesuai dengan Laporan polisi No. Pol.: LP/ 111/ X/ 2017/ Sek Bangun tanggal 6 November 2017.