HETANEWS

Resmikan Jambur Desa Ujung Teran, Ini Pesan Bupati Karo

Bupati Karo, Terkelin Brahmana, Sabtu (4/11/2017) sekira pukul 08:30 WIB, saat meresmikan Jambur/Balai Desa Ujung Teran, Kecamatan Merdeka, Kabuapten Karo. (foto/charles)

Karo,hetanews.com - Bupati Karo, Terkelin Brahmana, Sabtu (4/11/2017) sekira pukul 08:30 WIB, meresmikan Jambur atau Balai Desa Ujung Teran, Kecamatan Merdeka, Kabuapten Karo.

Peresmian ini diawali dengan pengguntingan pita, disaksikan Kepala DPMD, Abel Tarigan, Kepala Bappeda, Nasib Sianturi, Camat Merdeka, Terang Ukur Surbakti, Koramil 04/SE Dim 0205/TK, Polsek Simpang Empat, Kades Ujung Teran dan para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati menyambut baik dan memberikan apresiasi pembangunan jambur desa yang merupakan sarana tempat berkumpul atau musyawarah (runggu) masyarakat desa jika ada kegiatan sakral.

“Mudah-mudahan bangunan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. Seperti kita ketahui jambur, merupakan tempat runggu masyarakat jika ada kegiatan yang sacral, seperti suka duka, pernikahan dan musyawarah desa. Bukan untuk kegiatan yang tidak baik yang dianggap dapat merusak tatanan kehidupan dan budaya kita,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya mengharapkan dan menghimbau, kiranya jambur ini dapat dijaga kebersihannya, jangan sampai kotor dan rusak.

Bupati Karo, Terkelin Brahmana, foto bersama rombongan usai meresmikan Jambur/Balai Desa Ujung Teran, Kecamatan Merdeka, Kabuapten Karo. (foto/charles)

Menurutnya, ,asyarakat desa dan pemerintahan desa wajib menjaga kebersihan jambur bersama-sama.

"Oleh sebab itu, sesuai dengan kearifan lokal yakni merga silima, tutur siwaluh, rakut sitelu dan perkaden-kaden sepuluh dua tambah sada. Mari kita menjaga dan mempertahankan peninggalan budaya nenek moyang kita," tandasnya.

“Saling menghargai satu sama lain, jangan bermasa bodoh jika melihat jambur desa kita kotor, saling mengingatkan dan menjaga kebersihan lingkungan kita sekitar,” ujar Bupati mengingatkan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, anggota DPRD Sumut, Siti Aminah Peranginangin dan masyarakat desa.

Penulis: charles. Editor: gun.