HETANEWS.COM

Demi Suami Penjual Sabu, IRT Divonis 4 Tahun dan Pembelinya Diganjar 7 Kalender

Jumiati pasrah diganjar 4 tahun karena sering nyabu bareng suami. (foto.ayu)

Simalungun, hetanews.com - Jumiati (54), warga Keramat Kubah, Nagori Perdagangan II, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, pasrah diganjar  4 tahun bui, denda Rp800 juta subsider  3 bulan penjara oleh majelis hakim pimpinan A Hadi Nasution, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (1/11/2017).

Majelis hakim sependapat dengan jaksa Dhoniel Ferdinan, mempersalahkan ibu rumah tangga (IRT) ini dengan pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Tapi tak sependapat dengan lamanya masa pemidanaan. Sebelumnya, jaksa menuntut pidana penjara selama 5 tahun dan denda.           

Terungkap di persidangan, terdakwa mengakui kalau dia sudah lima bulan  mengkonsumsi sabu,  bersama suaminya  Bersamadi Saragih yang masih buronan polisi.  Saat dilakukan penggerebekan di rumahnya, pada Jumat, 12 Mei 2017, pukul 15.00 WIB, oleh tiga anggota polisi,  suami terdakwa buru-buru melarikan diri dari dapur rumah.

Sore itu, terdakwa dan suaminya sedang asik mengkonsumsi sabu. Begitu mendapat telepon dari seseorang, suami terdakwa segera melarikan diri dan membuang peralatan hisap sabu, di kandang ayam belakang rumah.

Terdakwa Halek digiring petugas usai divonis 7 tahun. (foto/ayu)

Atas perintah suami terdakwa, 4 paket sabu dimasukkan terdakwa ke dalam kamar mandi lalu menyiramnya akan tetapi polisi keburu sudah datang dan mendobrak pintu kamar mandi. Paket sabu yang sudah basah berikut seperangkat  alat hisap sabu disita polisi.               

Penggerebekan di rumah terdakwa Jumiati, berdasarkan pengembangan kasus setelah tertangkapnya Halek (46), warga Perdagangan, Kcamatan Bandar. Terdakwa  ditangkap polisi karena membawa 16 paket sabu yang diakui baru dibeli dari suami Jumiati seharga Rp 1 juta.               

Dalam sidang terpisah majelis hakim yang sama memvonis Halek selama 7 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan.Terdakwa dipersalahkan melanggar pasal 114 ayat (1) UURI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kedua terdakwa secara terpisah menyatakan menerima putusan tersebut.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan