Siantar, hetanews.com - Setelah 'terciduk' karena melakukan aksi jambret berujung meninggalnya korban, Rara Sitta Stefanie, seorang karyawati BNI Kota Siantar, ternyata Andi Saputra Hutasoit alias Nasib alias Ompong adalah seorang residivis.

Bahkan, rekan dari Randal Malau yang ditembak mati personil Jatanras Polda Sumut ini, sudah dua kali keluar masuk penjara. Dan, karena kasus jambret Rara Sitta ini, Ompong akan dikirim ke penjara untuk ketiga kalinya.

Seperti penelusuran awak media ini di situs Pengadilan Negeri (PN) Kota Siantar dan Pengadilan Negeri (PN) Simalungun.

Di PN Siantar, Ompong, terbukti bersalah melakukan tindak pidana pemerasan dan pengancaman pada Selasa, 23 Juli 2013 lalu, di depan Toko Atom Kota Siantar.

Dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Heri Santoso, Ompong dituntut dengan pidana penjara selama 10 (sepuluh) bulan sebagaimana diatur dalam pasal 368 (1)KUHP yo pasal 56 (2) KUHP.

Dan diputusan akhir oleh hakim di PN Siantar, hukuman Ompong berkurang tiga bulan dari tuntutan JPU, yakni hanya 7 bulan penjara.

Selanjutnya, dari penelusuran di PN Simalungun, Andi Saputra Hutasoit alias Ompong, juga pernah menjadi terdakwa yang akhirnya menjadi seorang narapidana.

Baca Juga: Jambret Pegawai BNI Siantar, Randal Tewas dan Ompong 'Dibolong' Peluru

Baca Juga: Terungkap di PN Simalungun, Vario Curian Diduga Raib

Hal ini dikarenakan, pada Selasa, 10 Maret 2015 lalu, ia melakukan tindak kriminal yakni bertindak sebagai seorang penadah satu unit sepeda motor Vario BK 6631 TAY yang merupakan hasil curian.

Sebagai penadah, ia dituntut JPU melanggar Pasal 480 ke-1 KUHPidana Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana. Ompong dituntut pidana penjara selama 2,5 tahun.

Baca Juga: Kejar Pelaku Jambret di Jalan Melanthon Siregar, Wanita Ini Tewas Mengenaskan

Sama seperti di PN Siantar, putusan hakim di PN Simalungun, dibawah tuntutan JPU. Ompong akhirnya dipidana penjara selama 2 tahun pada akhir Juli 2015 lalu.