Siantar, hetanews.com - Terkuak alasan oknum Pembantu Pembina Pramuka inisial ASL (22) melakukan pelecehan seksual terhadap 9 orang anak didiknya. 

ASL melakukan tindakan itu dikarenakan warga Jalan Rajamin Purba, Keluraha Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari itu pernah mengalami hal yang serupa semasa kecil.

Hal itu disampaikan Kuasa Hukum terdakwa, Alexander Harefa. 

"Alasan terdakwa (ASL) melakukan pelecehan terhadap para anak didiknya karena dulunya dia pernah diperlakukan (Pelecehan seksual) seperti itu," kata Alexander, saat ditemui di Jalan Sudirman, Kecamatan Siantar Barat, Jumat (27/10/2017). 

Bahkan terdakwa juga mengakui semua perbuatan yang telah dilakukan kepada anak didiknya saat berada di kediamannya.

"Dalam persidangan semua perbuatannya diakuinya. Karena kata terdakwa, dia melakukan itu untuk memeriksa penyakit seperti ambeyen dan varises yang terdapat di kemaluan para korban," ucap Alex. 

Terdakwa juga menyesali perbuatan yang telah dilakukan kepada para korbannya.

"Di persidangan terdakwa saat ditanya hakim, menyatakan menyesali perbuatannya," papar Alex.

Sebelumnya ASL tersangkut kasus pencabulan terhadap sesama jenis anak di bawah umur. ASL mencabuli para anak didiknya yang merupakan anggota Pramuka di salah satu SMP Negeri di Kota Siantar.