HETANEWS

Kematian Rara Viral! Warganet Kritisi Kinerja Polres Siantar

Siantar, hetanews.com – Kejadian naas yang dialami Rara Sitta Stefani, pegawai BNI Siantar yang meninggal akibat kejar-kejaran dengan pelaku jambret, mengundang  reaksi warganet yang umumnya mengkritik kinerja aparat penegak hukum khususnya Kepolisian. Komentar dan luapan emosi para warganet itu diungkapkan mereka lewat media sosial (medsos) seperti facebook. 

Dari amatan hetanews, Kamis (26/10/2017), seperti status dari akun FB Fawer Full Fander Sihite yang merasa Kota Siantar sudah tidak nyaman lagi. "Siantar menjadi Kota yang tidak layak huni dipandang dari sudut ketidak nyamanannya, karena Kepolisian tidak bekerja optimal,"sebutnya dalam statusnya tersebut. 

Ada lagi akun FB @Harahap Efendi, dia menyoroti kinerja dari Satuan Kriminal Polres Siantar. "Kinerja aparat Kepolisian Resort Siantar (Reskrim) pada khususnya belum maksimal. Mengungkap tindak kriminalitas. Kerja dong Pak Polisi!!!,"ucapnya dalam statusnya. 

Sumber Facebook

Salah seorang praktisi hukum juga angkat bicara dalam statusnya FB @Sarbudin Panjaitan menyebutkan, meminta Polres Siantar agar membuat tim khusus untuk menangani masalah tersebut.

"Baru saja terjadi Begal di jln malanthon  siregar Pematangsiantar, sumut..dgn dgn  cara menendang wanita sedang naik spdmotor terjatuh dan mati di tempat, korban pegawai BNI, msh pnya 1 ank br brusia 10 bln

SADISSSSSSTIS

Sdh saatnya mabes Polri membentuk DENSUS 88 ANTI BEGAL, lbh tepat ini diutamakan dr pd DENSUS 88 ANTI KORUPSI, krn kasus korupsi sdh ada 3 Lembaga yg tangani yaitu KPK, KEJAKSAAN dan DIRRESKRIMSUS POKEI,"kata Sarbudin. 

Sumber Facebook

Akun FB lainnya @Levi Sitorus juga mempertanyakan kinerja dari Polres Siantar. "Pak Kapolres Siantar dengar Jeritan para korban begal...mana kinerja bpk???sampai berapa lg korban baru bpk bergerak ....,"ucapnya dalam statusnya. 

Sumber Facebook

Lain lagi dengan status FB @Elfrida Sinaga Bonar, dalam statusnya, dia mengajak semua elemen untuk bersama-sama menjaga keamanan. "Kita buat Aksi yuk .. peduli kota siantar .. contoh kita buat pertemuan antar ORMAS yg ada di siantar .. kita rapat .. sama"  buat solusi .. 

Contoh ... Ormas ini piket ronda mulai hari ini sampai hari ini ... 

hanya 2 jam saja tiap malam .. dr jam 7 ampe 9 mlm .. 

di titik tertentu .. 

pasti ada manfaat .. 

itu saran ku ..

Bagaimana saranmu kawan ...??,"ajaknya.

Sumber Facebook

Lain lagi status dari akun FB @Joan Mario Ginting, dia menyebutkan, maraknya begal disebabkan karena Narkoba dan Judi yang semakin marak. "Jangan Saling Menyalahkan.

Sumber Facebook

Baca Juga: Kejar Pelaku Jambret di Jalan Melanthon Siregar, Wanita Ini Tewas Mengenaskan

Ini dia yg betolll....

Apa sebabnya banyak begal di siantar..?  Karena narkoba dan judi di siantar ini mewabah dan akan menjadi mesin pembunuh,"sebutnya. 

Penulis: tom. Editor: gun.