HETANEWS

3 Siswi SMK Bintang Timur Siantar Mengaku Dilecehkan Oknum Gurunya

Salah satu orang tua siswi SMK saat membuat laporan di SPKT Polres Siantar, Rabu (25/10/2017). Tiga orang siswi SMK Bintang Timur diduga mengalami pelecehan seksual oleh oknum guru.(foto : Lazuardy Fahmi)

Siantar, hetanews.com - Pelecehan di dunia pendidikan kembali terjadi. Guru yang seharusnya menjadi pamong terhadap siswa-siswinya, kini sudah berada jauh diluar koridor.

Seperti terjadi di Kota Siantar. Sebanyak 3 orang siswi SMK Bintang Timur Kota Siantar, mengaku telah dilecehkan oleh seorang oknum guru berinisial TM.

Dugaannya, tindakan pelecehan seksual ini telah dilakukan berulang kali di waktu yang tidak bersamaan.

Seperti diungkapkan, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Siantar-Simalungun, Nandang Suaidah yang mendampingi korbannya.

"Diduga dilakukan oleh oknum guru berinsial TM. Ketiga siswi ini masih berusia 16 tahun. Dugaannya, pelecehan seksual ini dilakukan sudah berulang kali diwaktu yang tidak bersamaan," tuturnya saat mendampingi ketiga siswi itu di Mapolres Siantar, Rabu (25/10/2017).

Adapun, ketiga siswi ini dilecehkan dalam bentuk praktik, bagian tubuh siswi tersebut diraba-raba mengarah kepada upaya pencabulan. Ketiga siswi tersebut, kini telah membuat laporan resmi ke Polres Siantar didampingi orangtuanya.

"Kejadian ini terjadi di sekolah, tepatnya diruangan kelas saat pelajaran berlangsung. Tidak menutup kemungkinan, ada siswi lain yang menjadi korban. Ketiga siswi ini kelas II dan ketiganya berada di satu kelas yang sama," lanjut Nandang.

Dijelaskan Nandang, bahwa terungkapnya kejadian pelecehan ini, setelah ketiga siswi ini saling curhat bahwa mereka telah menjadi korban pelecehan oleh oknum guru ini.

"Saling curhat, ketiganya sepakat melapor ke orangtuanya masing-masing. Kita disini mendampingi korban untuk melapor ke pihak berwenang yaitu Polres Siantar. Kejahatan seksual terhadap anak, menjadi perhatian khusus. Kita akan kawal ini dengan baik," ucap Nandang.

Penulis: ndo. Editor: aan.