HETANEWS.COM

DPRD Karo Berinisiatif Buat Perda Penanggulangan HIV/AIDS

Wakil Ketua DPRD Karo, Effendi Sinukaban, di ruang kerjanya didampingi rekannya, Onasis Sitepu dan Ferianta Purba.(foto/charles)

Karo, hetanews.com - Anggota DPRD Kabupaten Karo, berinisiatif  membuat peraturan daerah (Perda) tentang penggulangan HIV/AIDS di daerah.

“Kita sudah bersepakat untuk membuat perda tentang penanggulangan HIV/AIDS. Agar jumlah penderita penyakit mematikan itu tidak terus bertambah di daerah ini,” ujar Wakil Ketua DPRD Karo, Effendi Sinukaban, belum lama ini, di ruang kerjanya, didampingi rekannya, Onasis Sitepu dan Ferianta Purba, Senin (23/10/2017).

Menanggapi kemungkinan dibuatnya peraturan daerah tersebut, pihaknya mengharapkan seluruh kesepahaman itu dapat ditindaklanjuti dengan baik oleh semua pihak.

“Mengingat perkembangan kasus HIV/AIDS yang demikian tinggi di Karo, sudah waktunya kita memiliki perda. Ini sudah mendesak dan semata-mata untuk memberikan protection function atau fungsi perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya diamini kedua rekannya.

Dia juga berharap kemungkinan lahirnya perda pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS dapat menjadi keinginan bersama, baik dari kalangan DPRD, pemerintah daerah, maupun LSM yang ada di Kabupaten Karo.

Dasar inisiatif  anggota DPRD membuat Perda ini karena berdasarkan data yang ada, Kabupaten Karo, termasuk salah satu daerah terbanyak penderita HIV/AIDS.

Dengan demikian, jika hal ini tidak segera diantisipasi, maka kedepannya jumah penderita akan terus meningkat. Sehingga ada regulasi jelas dalam mengatasi HIV/AIDS.

“Kami sangat berharap masyarakat dan organisasi peduli HIV/AIDS dapat berpartisipasi dan dilibatkan dalam pembuatan perda ini,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Karo, Irna Sembiring Meliala mengatakan, perda itu dapat menjadi landasan hukum bagi upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS secara komprehensif .

"Mudah-mudahan proses penyusunan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan,”ujarnya, baru-baru ini di ruang kerjanya.

Dikatakannya, data kasus HIV/AIDS mulai  tahun 2005 sampai 2016, telah 681 jiwa meninggal dunia dan 33 orang penderita HIV. Dan untuk Tahun 2017 hingga bulan September  jumlah yang berobat aktif ada sekitar 75 orang.

Penulis: charles. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan