HETANEWS

Penuh Hujatan SARA, Status Facebook Bawa Nama Kota Siantar Ini Viral

Postingan hujan SARA di Facebook yang lagi viral.

Siantar, hetanews.com - Mengantisipasi ujaran kebencian di media sosial, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) telah diterapkan di Indonesia. Sudah banyak pelaku hate speech (ujaran kebencian) yang ditangkap kepolisian dan dinyatakan bersalah oleh pengadilan.

Namun, ujaran kebencian ini tetap saja terjadi. Dan baru-baru ini, nama 'Kota Siantar' sampai-sampai dibawa ke sebuah status di media sosial Facebook (Fb) yang berisi ujaran kebencian yang posting oleh akun Donalpardede Pandusjatonas.

Sumber: Facebook

Dalam postingannya hari ini, Rabu (18/10/2017), ia menuliskan status yakni 'UMAT ISLAM N ULAMA ISLAM TERIAK2 CERAMAH DI MESJID KLW SELAIN AGAMA ISLAM BUKAN WARGA PRIBUMI.
AGAMA LAIN MEREKA SEBUT PENDATANG PADAHAL AGAMA ISLAM JGA PENDATANG DRI ARAB SANA..
NKRI AKAN BERADA DI AMBANG PERANG AGAMA SUKU JIKA JUSUF KALLA SBY PRABOWO AMIN RAIS ANIS SANDI DI BERI BERKUASA DI JAKARTA.'

Status ini mendapat komentar dari pengguna Fb lainnya dengan nama akun, Rizal Rizal yang menulis 'Punya mulut dijaga bro. Jangan hanya berani ngomong di sosmed...'

Dan statusnya yang lain membawa nama Kota Siantar yaitu 'SAYA ORANG BATAK TOBA KRISTEN PRIBUMI ASLI.
KAMI TINGGAL DI SIANTAR DI KOTA SIANTAR INI MAYORITAS AGAMA NYA KRISTEN. KAMI TIDAK TAKUT DENGAN UMAT ISLAM..'

Sumber: Facebook.

Status ini mendapat komentar dari 9 wargamaya diantaranya akun bernama Muhammad Novriyanto yang menulis 'hati2 kalau menulis di medsos boss',  akun Tumis Kangkung memperingatinya dengan berkomentar 'Ap msalh ya dia nulis kyk gitu,, gara2 tulisan kw tu bisa terjadi perang agama n suku,, saling menghormati ja bos gk ush KCCJT'.

Akun Andre Pernando NaingGolan bahkan dengan kasar memperingatinya dengan menulis 'Malu² in kau b*ngs*t' dan Tumis Kangkung kembali berkomentar yakni 'Kampung aku berdekatan degan kmpng yg mayoritas a orang batak dan nasrani tpi kami gk pernh ad mslh karna kami saling menghormati, aq pun batak mandailing bos,, agama ku islam jgn bikin malu suku batak la'.

Sumber: Facebook.

Bahkan, akun facebook bernama Tama, memosting screenshot status tersebut ke grup IKATAN ANAK SIANTAR (IKAN ASIN). 'Ada yg kenal' tulisnya di grup tersebut sekalian foto screenshot status akun fb Donalpardede Pandusjatonas.

Status dari Donalpardede Pandusjatonas yang berbau hujatan Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) yang diposting di grup itu mendapat komentar dari puluhan wargamaya.

Namun, banyak yang menyayangkan status itu dibagikan ke grup tersebut karena menurut kebanyakan wargamaya, Kota Siantar sebagai kota paling toleransi di Indonesia, tidak ada terpengaruh akan hujatan-hujatan kebencian.

Kota Siantar dinilai akan tetap damai seperti biasanya walaupun ada pihak yang mau merusak toleransi dan keberagaman yang terjaga di Kota Siantar.

Penulis: ndo. Editor: gun.