HETANEWS

PTT Bidan Tebingtinggi Terima SK CPNS

Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan berfoto bersama PTT yang menerima SK CPNS. (foto : Ver)

Tebingtinggi, hetanews.com - Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan,langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada 18 orang pegawai tidka tetap (PTT) Bidan dan 3 orang Tenaga Harian Lepas (THL) TB tenaga penyuluhan pertanian, Senin (16/10/2017) di Gedung Hj Sawiyah,dihadiri para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan dalam arahannya menyampaikan, menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah kemauan sendiri dan tidak ada yang memaksa, sehingga  ini sebagai pilihan hidup. Untuk itu ada Undang-Undang (UU) dan Peraturan yang mengatur seorang ASN, sehingga harus dipatuhi.

Umar menambahkan, apa yang diperoleh kali ini pantas disyukuri. Karena menuturnya, yang ingin masuk ASN banyak sekali. ‘Biasanya saat jadi PTT baik dan rajinnya bukan main, setelah jadi segala menjadi berubah,bisa juga jadi harimau yang mengaum,” ujarnya.

Dikatakannya, menjadi seorang ASN untuk mengabdi pada bangsa dan negara bukan mencari gaji, karena harus siap untuk bertugas selama 24 jam dan kapan saja jangan menjadi anggota Batlyon 703 (datang jam 07, Kerjanya 0 dan pulang jam 3).

“ASN itu ada yang harus memahami hirarki, ada jalurnya dari mulai bawah sampai atas sampaikan sesuatunya itu secara berjenjang, ASN tidak kenal unjuk rasa untuk menyampaikan sesuatu, apalagi menyebarkan hoax, itu tidak benar,” kata Umar.

ASN itu kedepan semakin transparan, dan Laporan Harta Kekayaan (LHK) harus dilaporkan tanpa terkecuali, dan menerima gratifikasi harus dilaporkan. Sementara penghasilan tunjangan kinerja berdasarkan hasil dari penilaian SKP.

Wali Kota juga mengingatkan ASN tetap harus menjaga soliditas dan rahasia. Apalagi bidan harus memegang teguh sumpahnya, sehingga jangan segala sesuatunya dibicarakan dan disampaikan pada umum.

“Pada prinsipnyaASN itu pengabdian yang terbaik. Bagi Bidan yang ingin buka praktek urus ijinnya dan itu ada retrebusinya yang harus dibayar, karena tidak masuk tanggungan negara,” papar Umar.

Kepada penyuluh pertanian, Umar meminta jangan pernah bosan memberikan pencerahan kepada para petani untuk meningkatkan produksi di Tebingtinggi,. Meskipun areal sawah di Tebingtinggi sangat terbatas.

“Oleh sebab itu,menjadi ASN harus senantiasa mengabdi, mengabdi, mengabdi. Ini menjadi satu tekad ASN di manapun dia bertugas,” tandas Umar.

Penulis: ver. Editor: aan.