HETANEWS

Jadi Panwascam, PD dan PLD Dinilai Rangkap Jabatan, PMD Labuhanbatu dan Provsu Beda Pendapat

Labuhanbatu, hetanews.com - Terkait Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) yang dinyatakan lolos seleksi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan sudah dilantik oleh Panwaslu Kabupaten Labuhanbatu beberapa waktu lalu, menuai kontroversi.

Pasalnya, hal tersebut dinilai rangkap jabatan, dimana dua profesi yang ditekuni sekaligus itu, pendapatannya bersumber dari anggaran APBN. Hingga ambigu, melahirkan dua pemahaman yang berbeda.       

Ketua Panwaslu Kabupaten Labuhanbatu, Makmur ketika dikonfirmasi, beberapa waktu lalu terkait hal itu, kepada wartawan mengatakan, pihaknya telah membuat surat pernyataan, dimana bila dikemudian hari ditemukan hal pelanggaran akan dilakukan verifikasi dan evaluasi, yang ditandatangani para calon Panwascam yang lolos seleksi.       

“Panwas sudah buat surat pernyataan, latar belakang peserta tak terpantau, bila ada aturan yang dilanggar akan diverifikasi dan dievaluasi, pak,”ungkap Makmur saat itu.

Sebagaimana diketahui, Minggu lalu, Panwaslu Kabupaten Labuhanbatu telah melantik Panwascam, salah seorang peserta dari Kecamatan Bilah Hilir, AHR selama ini diketahui masih anggota PD yang bertugas, di wilayah pantai.          

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Zaid Harahap melalui Kabid Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu, Cut Rivai Ketika dikonfirmasi, minggu kemarin melalui selularnya kepada wartawan mengatakan, bila ada PD dan PLD yang menjadi anggota Panwascam, itu diperbolehkan, disebabkan sifatnya honorer, bukan menerima gaji.         

Dicontohkannya, saya sebagai Kabid Pemerintahan, bila diundang menjadi narasumber disuatu perhelatan akan diizinkan dan mendapat honor bukan gaji. Sama halnya dengan PD dan PLD, terangnya.

Berbeda dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sumatera Utara, Aspan Sofyan ketika dikonfirmasi, Jumat (13/10/2017) lalu, melalui selularnya kepada wartawan mengatakan, hal itu tidak diperkenankan.
           
“PD maupun PLD yang terlibat Panwas tidak diperkenankan. Tolong kirimkan namanya. Terima kasih atas infonya, pak,”ungkap Aspan.

Penulis: bs. Editor: gun.