HETANEWS

Tak Juga Dikerjakan, Warga Jalan Linggar Jati Timbun Lagi Galian Proyek PUPR Siantar

Tampak sejumlah warga Jalan Linggarjati Siantar saat menimbun galian pelebaran jalan milik Dinas PUPR Siantar.(foto/zai)

Siantar, hetanews.com - Tak kunjung dikerjakan, Sabtu (14/10/2017), warga Jalan Linggar Jati, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Siantar Timur,  timbun kembali galian proyek yang digelontorkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Siantar.

Aksi mosi tak percaya terhadap kinerja dinas yang dipimpin Jonson Tambunan selaku Kepala Dinas (Kadis) itu, terjadi lagi dipicu karena tak kunjung dilaksanakannya kegiatan peningkatan jalan. Sehingga warga kembali menimbun galian dengan tanah.

"Terpaksa kita timbun ulang. Selain akibat tak kunjung dilaksanakannya pengerjaan proyek ini, kami warga di sini dibuat susah. Terutama dalam hal mengeluar masukkan kendaraan kami kerumah. Ya mau tak mau, galian ini kami timbun ulang," ujar warga kesal.

Selain menimbun ulang galian dengan material tanah sebagai pengganti titi penghubung ke rumah-rumah, warga Jalan Linggar Jati juga menimbun menggunakan material campuran pasir batu (sirtu) yang diduga material milik pihak rekanan.

Sebelumnya, sejumlah ibu-ubu rumah tangga di Jalan Linggar Jati itu juga menggelar aksi mosi tak percaya akibat lambanya penanganan kegiatan dengan memasangi police line, sehingga sejumlah kendaraan yang semula hendak melintas jalan itu memutar arah.

Baca Juga: Proyek Dinas PUPR Lamban Dikerjakan, Warga Linggar Jati Pasang Police Line

Mirisnya, Erita Purba, selaku ketua panitia lelang proyek peningkatan jalan milik Dinas PUPR Siantar, terkait konfirmasi pesan singkat yang dilayangkan ke nomor telepon seluler miliknya, mengelak dan melempar bola panasnya ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

"Bapak tanya aja ppknya, dia yang tau dilapangan," tulisnya via pesan singkat.

Sayangnya Ernita justru menyerahkan teleponnya kepada anaknya, sehingga upaya konfirmasi jatidiri oknum PPK dimaksud terabaikan.

Penulis: zai. Editor: gun.