Binjai, hetanews.com - Merasa tidak dihargai sebagai kepala keluarga selama 6 tahun belakangan ini, membuat Surya Darma (60), gelap mata.

Dia berencana akan membunuh anak dan istrinya, agar dia puas dan dendamnya terbalaskan.

Pria yang menetap di Jalan Kemuning Gang Swadaya, Kelurahan Jati Makmur, Binjai Timur itu pun membuktikan kenekatannya untuk 'menghabisi' nyawa anak dan istrinya dengan membakar keduanya.

Itu dilakukan Surya, di Jalan Sudirman, tepatnya di depan Bank BCA, Jumat (6/10/2017), sekira pukul 02.45 WIB. Saat itu Surya sudah menunggu istrinya, Siti Mariah (54) dan anaknya, Ilham Syah Suma (25) yang akan berjualan, di seputaran pajak Tavip Binjai.

Saat melihat anak dan istrinya, membawa becak bermuatan kelapa yang akan dijual, Surya langsung menyirami mereka pakai bensin yang disiapkannya di dalam botol minuman mineral.

Usai membasahi tubuh keduanya, Surya menyulut api pakai koreknya. Seketika, ibu dan anak itu langsung terbakar. Keduanya pun menjerit meminta tolong para pedagang yang melihat kejadian itu. Warga pun memadamkan api yang membakar mereka dan membawa ke rumah sakit.

Sementara Surya, melarikan diri ke arah Pasar Kaget dan menyerahkan diri ke Polres Binjai.

Setelah menjalani perawatan di ruang IGD, kini kondisi ibu dan anaknya sudah mulai membaik. Akan tetapi, mereka harus masih dirawat intensif, di rumah sakit milik Pemko Binjai tersebut.

Menurut Siti, selama ini dia cukup menderita, di bawah tekanan suaminya yang hobby bermain judi itu, padahal Surya tidak punya pekerjaan. Kalau dia tidak dikasi uang, maka Surya akan marah-marah kepada istrinya. "Selama ini aku cukup sabar menghadapinya," ujar Siti.

Akibatnya, Siti dan anaknya 'angkat kaki' dari rumah dan memilih mengontrak sebuah rumah yang tidak jauh dari rumah mereka. 

Tidak berapa lama kemudian, Surya datang ke rumah kontrakan istrinya dan meminta maaf dan berjanji tidak akan main judi lagi. "Tapi apa, tobatnya hanya sementara saja. Setelah ada uang, main judi lagi," katanya geram.

Selain sikap Surya yang doyan berjudi, ternyata becak barang yang selama ini mereka pakai untuk mencari nafkah sehari-hari pun pernah digadaikan pelaku, agar punya uang untuk bermain judi.

"Becak kami pun pernah digadainya biar ada uang main judi. Mulai itu, kami tidak sanggup lagi," ungkapnya.

Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP L Tarigan mengatakan, pelaku masih diperiksa oleh penyidik Sat Reskrim Polres Binjai. "Penyidik masih memeriksa dan meminta keterangan pelaku," kata Tarigan.

Akibat kejadian itu, ujar Tarigan Siti, mengalami luka bakar di wajah, leher dan dadanya. Sementara anak mereka mengalami luka bakar di badan dan lengannya. "Mereka masih harus mendapat perawatan di rumah sakit," jelasnya.