HETANEWS

JR Saragih Pemimpin yang Berupaya Melestarikan Budaya pada Generasi Muda

JR Saragih dengan Penggiat Budaya serta Tokoh Masyarakat Simalungun. (Dok: Pribadi)

Simalungun, hetanews.com - Ditengah-tengah era digital dan teknologi yang kian menyebar luas hingga saat ini, terkadang manusia hampir lupa dan semakin jauh tertinggal dengan masa lalu.

Dan di saat gempuran era milenial yang kian deras pula, terkadang kita bertanya, apa yang tersisa dalam diri manusia dari generasi ke generasi?

Untuk itulah kita perlu mengenali dan meresapi lebih dalam budaya leluhur yang perlu dipikirkan dengan serius. Karena generasi saat ini merupakan bahagian generasi yang akan meneruskan budaya leluhur ke generasi selanjutnya. Kelak, budaya yang diwariskan dapat berbuah sebagai identitas bangsa yang harus dilestarikan.

Semangat Baru Sumut hadir untuk itu. JR Saragih sebagai penggaung slogan Semangat Baru hadir ditengah-tengah masyarakat  Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk kembali mengajak masyarakat meresapi lebih jauh nilai nilai budaya dan leluhur yang diwarisi secara turun temurun.

Upaya yang dilakukan tersebut merupakan cara satu-satunya mendekatkan diri dengan pentingnya nilai nilai yang diwarisi leluhur hingga nantinya kita merasa memiliki dan bangga dengan warisan budaya.

“Kita diikat dan dikuatkan oleh budaya leluhur. Budaya ini adalah identitas kita yang harus terus dilestarikan. Jangan sampai anak cucu kita kelak tumbuh tanpa mengenal budaya leluhurnya,” sebut salah seorang warga Kecamatan Raya, J Purba.

Dirinya menjelaskan, budaya adalah identitas yang terus menerus harus dilestarikan. Karena masyarakat Indonesia sejak awal diikat dan oleh budaya leluhur. Keanekaragaaman budaya yang dimiliki bangsa ini pun merupakan sebuah kebanggan tersendiri, dan oleh karena itu saatnya berupaya untuk generasi nantinya tumbuh dan mengenal dan mewarisi adat istiadat serta budaya.

“Saya bangga dengan seluruh bBudaya di Sumatera Utara ini. Termasuk dengan budaya Simalungun. Budaya itu adalah identitas yang harus dilestasrikan, apalagi di era digital saat ini, kita hampir lupa akan leluhur sendiri,” paparnya, kemarin.

Menurutnya, perhatian akan budaya di Simalungun sudah mulai diupayakan oleh Pemkab Simalungun yang saat ini dijabat oleh JR Saragih sebagai Bupati. Selama 2 periode memimpin, terlihat upaya yang tengah dilakukan oleh putera daerah Simalungun itu untuk memperkenalkan kembali budaya Simalungun di Provinsi Sumatera Utara.

“Banyak warga Sumut yang mengidolakan pak JR . Tetapi banyak juga yang kurang bersimpatik dengan ketokohan pak JR dan itu sebuah dinamika. Sebagai putera daerah Simalungun, JR secara tidak langsung, sudah memperkenalkan kemampuan Orang Simalungun untuk maju sebagai Gubernur. Dan disini ada upaya memperkenalkan budaya Simalungun di Provinsi Sumatera Utara,” ucapnya seraya menambahkan, keinginan JR Saragih untuk melestarikan budaya juga perlu dukungan penuh dari berbagai elemen dan lapisan masyarakat.

Penulis: tim. Editor: aan.