HETANEWS

Terjadi Skors, Salah Satu Kandidat Ketua Karang Taruna tak Setor Uang Biaya Musda

Tampak kedua kandidat calon ketua Karang Taruna, Bona Uli Rajagukguk (kiri pembaca), Anto Sumbayak (kanan pembaca) dan panitia Musda.(foto/zai)

Simalungun, hetanews.com - Baru saja dimulai, musyawarah daerah (musda) pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten Simalungun yang diselenggarakan di Gedung MUI, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, terpaksa diskors oleh panitia, Selasa (3/10/2017).

Pasalnya, salah satu kandidat calon ketua yang diketahui bernama Anto Sumbayak, warga Kecamatan Siantar masih belum menyerahkan biaya. Sehingga membuat suasana nyaris tak kondusif.

Anto Sumbayak menuding panitia kegiatan sengaja mempermalukannya. Dengan alasan mengatakan jauh sebelumnya untuk anggaran tidak ada dikordinasikan.

"Saya bukan tidak mau bayar, kan jauh sebelumnya tidak ada dibicarakan masalah anggaran tersebut. Bukan saya tidak punya uang, ini masih dalam proses transfer. Ini sengaja mempermalukan," tuding Anto.

Ketua panitia musda Karang Taruna, Viktor Sinaga, langsung membantah tudingan kandidat calon ketua, Anto Sumbayak dengan mengatakan itu tidak benar dan jauh hari sebelumnya sudah dikordinasikan.

Hal itu dibuktikan, di mana kandidat calon ketua Karang Taruna lainnya, Bona Uli Rajaguguk telah menyerahkan dana partisipasi untuk anggaran Musda, yakni sebesar Rp 8 juta.

Bona Uli Rajagukguk, meminta panitia untuk tidak melakukan skors sembari menanti datangnya uang partisipasi dari rivalnya.

Hal itu disampaikannya langsung kepada ketua karateker, Salman Abror, mengingat masih adanya season lainnya yang perlu dibahas. Sehingga akhirnya skors dicabut kembali oleh panitia.

Penulis: zai. Editor: gun.