HETANEWS

Divonis 6 Tahun 6 Bulan Penjara, Andre Ajukan Banding di PN Siantar

Terdakwa Andre Pakpahan saat mendengarkan vonis di PN Siantar.(foto/res)

Siantar, hetanews.com - Majelis hakim memvonis 6 tahun dan 6 bulan kurungan penjara, terdakwa Andre Pakpahan di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, Senin (2/10/2017). 

"Memvonis tindak pidana terhadap Andre selama 6 tahun penjara dengan denda sebesar Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan penjara," ucap Mejelis Hakim Fitra Dewi saat membacakan putusan. 

Majelis Hakim menjelaskan, bahwa terdakwa Andre secara sah dan meyakini bersalah telah melanggar pasal 112 ayat (1), dan kedua pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.‎

Bahkan dalam sidang yang beragendakan putusan tersebut, Fitra menerangkan hal yang memberatkan untuk terdakwa yakni, meresahkan masyarakat.

Sedangkan hal yang memberatkan, bahwa terdakwa belum pernah dihukum, bersikap sopan di persidangan, dan mengaku bersalah serta menyesali perbuatannya. 

Selesai membacakan amar putusan terhadap terdakwa, kemudian Fitra Dewi, dengan dua anggota, M Iqbal dan Simon Sitorus, menanyakan kepada terdakwa, apakah menerima putusan yang telah dibacakan oleh majelis hakim atau tidak?

Lalu terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya, Mancus, mengatakan akan melakukan banding atas putusan tersebut. "Saya akan melakukan banding ibu hakim," ungkap kuasa hukum kepada ketua majelis hakim. 

Mendengar hal itu, kemudian majelis hakim memberikan kesempatan selama 7 hari kepada terdakwa untuk membuat nota banding. "Baiklah majelis hakim akan memberikan kesempatan kepada terdakwa dan kuasa hukum terdakwa selama 7 hari untuk membuat banding atas putusan yang telah diberikan majelis hakim. Untuk itu, sidang kita tutup," ujar Fitra sambil mengetuk palu.

Penulis: res. Editor: gun.