HETANEWS

Guru di Tanjungbalai Minta Perlindungan pada Kapolres

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Tri Setyadi Artono saat menerima pengurus PGRI, di Aula Mapolres, Senin (2/10/2017).(foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com - Perwakilan guru yang tergabung dalam wadah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), melakukan audiensi dengan Kapolres Tanjungbalai, AKBP Tri Setyadi Artono.

Pertemuan diadakan di Aula Mapolres, Senin (2/10/2017) sore.

Arifin, selaku Ketua Panitia mengatakan, audiensi ini dalam rangka kongres PGRI yang rencananya akan diadakan pada 14 Oktober 2017 di gedung HIPPI.

Dalam pertemuan tersebut, Arifin meminta kerja sama pengamanan kepada Kapolres saat kongres berlangsung, karena Kepolisian merupakan mitra kerja guru.

"Hal ini telah terjalin kerjasama antara PGRI pusat dengan Kapolri. Sementara untuk tingkat Provinsi, pihak PGRI menjalin kerjasama dengan Kapolda. Dan untuk tingkat daerah, kita menjalin hubungan kemitraan dengan Kapolres," ujar Arifin.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Tri Setyadi Artono saat foto bersama pengurus PGRI,
di Aula Mapolres, Senin (2/10/2017).(foto/ferry)

Selain itu, mereka juga meminta perlindungan dan kepastian hukum kepada Kapolres dalam kegiatan belajar mengajar.

Ini termasuk meminta kepada pihak Kepolisian untuk menyegerakan setiap laporan yang diberikan atau menimpa guru di Tanjungbalai agar nantinya dalam setiap memberi pelajaran kepada para muridnya tidak menjadi tekanan atau beban mental dalam setiap tindakan guru.

Sementara itu, Kapolres Tanjungbalai, AKBP Tri Setyadi Artono, menyambut baik kedatangan para perwakilan guru ini dan sangat mendukung kegiatan yang mereka lakukan. Serta menyambut positif langkah yang dilakukan oleh perwakilan PGRI Tanjungbalai ini yang selalu mengedepankan koordinasi dalam setiap kegiatan organisasi.

Karena seorang guru, kata Kapolres, mempunyai tugas utama mendidik, mengajar, membimbing dan mengarahkan para muridnya menuju peradapan yang bermanfaat melalui dunia pendidikan.

Lebih lanjut,  kata Tri Setyadi Artono, membangun pendidikan ini harus dilakukan secara integral dan tidak bisa parsial.

"Dan diharapkan nantinya agar merangkul pihak lain dalam menangani pendidikan di Tanjungbalai ini," tutup Kapolres.

Penulis: ferry. Editor: gun.