Medan, hetanews.com - Seorang pelaku begal, tewas ditembak saat menjalankan aksinya. Pelaku bernama Almeratz Martinus alias Army Reza (32), warga Jalan Sei Wampu Baru, Medan.

"Pelaku merupakan resedivis yang baru keluar dari Lapas dalam kejahatan yang sama,"kata  Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho, Senin (2/10/2017).

Almeratz, tewas ditembak saat beraksi, di Jalan Kangkung, Medan, pada Minggu (1/10/2017).  Ia dan rekannya diduga mencoba merampok Rindi Aprinianda (21), warga Jalan Starban, Gang Lurah dan Toni (16), warga Jalan Starban Gang Balai Desa, Medan.

Dimana, saat itu kedua korban yang melintas menggunakan Yamaha Mio BK 6962 UW, dihentikan Almeratz dan temannya.

Pelaku datang dan menodongkan benda berbentuk pistol, yang diduga merupakan airgun. Sementara temannya, berupaya merampas sepeda motor korban. 

Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho (tengah) menunjukkan pistol airgun milik perampok yang ditembak mati. Tindakan tegas terpaksa dilakukan karena melawan saat ditangkap, Senin (2/10/2017).
(Tribun-Medan.com/ Array Argus) (Tribun-Medan.com/ Array Argus)

Saat bersamaan  dua orang polisi melintas dan langsung mengeluarkan tembakan peringatan sambil berteriak "kau begal ya."

Namun, pelaku mengarahkan senjatanya ke arah petugas. "Pelaku terpaksa ditembak karena mengancam jiwa petugas dan juga korban,"ujarnya.

Melihat rekannya ditembak, pelaku lainnya melarikan diri menggunakan sepeda motor Yamaha Mio Soul tanpa plat nomor.

Pelaku  Almeratz, sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan pertolongan, namun nyawanya tak tertolong. "Kasus ini masih kita kembangkan,"pungkasnya.