Tebingtinggi, hetanews.com - Mungkin kurang hati-hati saat mau melintas, ditambah pintu perlintasan kereta api (KA) tidak tertutup, warga Dusun II Desa Laut Tador, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, hampir tewas, Sabtu (30/9/2017), sekira pukul 13.20 WIB.

Kini, korban Chaidir (43), terpaksa dirawat di RS Bhayangkari Tebingtinggi akibat luka yang dialaminya.

Saat itu, korban Chaidir sedang melintas di Jalan Cemara Lingkungan 6, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebingtinggi Kota dengan menggunakan becak bermotor membawa makanan ternak.

Becok motor yang dikendarai Chaidir tampak ringsek.(foto/ver)

Entah kenapa, tanpa sepengetahuannya, melintas kereta api dan menyambar betor Chadir hingga betornya hancur berkeping. Dan beruntung korban selamat. Warga di sana mengaku kejadian itu cepat sekali dan tanpa palang kereta api tertutup.

"Hal ini kerap terjadi, sehingga perlu perhatian polisi dan pihak Stasiun Kereta Api," ujar Ewan, warga setempat.

Selanjutnya, korban dilarikan ke RS Bhayangkari oleh pihak Unit Laka Polres Tebingtinggi untuk memberikan pertolongan lebih lanjut.