Simalungun, hetanews.com - Intimidasi terhadap warga, serta dugaan praktek nepotisme di pemerintahan nagori Bah Butong II, sepertinya bukan isapan jempol belaka.

Adanya ancaman akan dipersulitnya warga mengurus dokumen kependudukan, justru hadir dari pihak keluarga pangulu, yang notabene tidak menjabat sebagai aparatur nagori.

Seperti yang tertulis dalam akun facebook bernama Ade Kumala, yang mencoba mengintimidasi salah seorang warga terkait pertanyaan mengenai transparansi Alokasi Dana Desa (DD) di wilayah itu.

"Aku ngomong sesuai fakta, bukan sok baik tapi munafik. Asal kau tau manusia gak ada yang sempurna, termasuk kau. Kapan kau gak butuh tanda tangan pak lurah, memang kalo udah sirik dari dalam hati payah,"tulis pemilik akun facebook Ade Kumala.

Sumber: Facebook

Diketahui dari pemberitaan media ini sebelumnya, oknum pangulu Bah Butong II, Kecamatan Sidamanik, Ngabidin, diduga kurang transparan dalam mengelola DD, dan terindikasi terjadi penyimpangan penggunaan anggaran.

Isu tersebut bermula, saat akun facebook Juna Jugul Gultom, mengunggah foto kondisi jalan rusak menuju nagori yang berada di wilayah Hak Guna Usaha (HGU) PTPN IV tersebut.

Sontak saja terjadi pro kontra atas tulisan itu yang berujung intimidasi terhadap pemilik akun facebook Juna Jugul Gultom, karena dianggap sudah mengkritik pemerintahan nagori.

Anehnya, ancaman akan dipersulitnya warga mengurus akte serta dokumen kependudukan, semakin gencar dilakukan pihak keluarga Ngabidin, melalui media sosial facebook, meskipun diketahui mereka tidak menjabat sebagai aparat nagori.

Saat tim hetanews mencoba konfirmasi kepada aparat nagori, lagi-lagi tim tidak menemukan satu orang pun pejabat nagori berada di tempat.

Sumber: Facebook

Baca Juga: Lapor Pak Bupati! Pangulu Bah Butong II Diduga Tidak Transparan Kelola ADD

Salah satu warga berinisial S menyebut, hampir sebagian besar warga, di nagori tersebut ada kaitan keluarga dengan Ngabidin. Hal itulah yang menyebabkan setiap orang yang mencoba mengkritik, akan terbungkam oleh dominasi suara dari keluarga Ngabidin.

"Di Nagori ini hampir semua keluarganya pangulu, makanya warganya sulit berkomentar. Kalau kami komentar, pasti dijegal sama keluarga orang itu," bebernya kepada hetanews, Rabu (27/9/2017).

Pernyataan S ternyata benar adanya, setelah ditelisik pemilik akun facebok Ade Kumala, ternyata adalah orang terdekat Ngabidin. Bahkan bukan hanya ancaman, Ade Kumala juga menuliskan agar pemilik akun Juna Jugul Gultom tidak melanjutkan kritikannya.

"Bg Juna Jugul Gultom abg ngomongin orang sama aja abg ngomongin diri sendiri, yang gak tau tapi ingin sok tau. Kenapa bawak" satu keturunan pak lurah?? Inget bg nenek kita kakak beradik kandung jadi kita juga tetep sedarah, termasuk abg sedarah juga sama pak lurah,”tulis Ade.