HETANEWS

HUT Polantas ke 62, Sat Lantas Polres Asahan Tekad Tekan Angka Kecelakaan

Pelepasan balon ke udara saat peringatan HUT Polantas ke 62 di Sat Lantas Polres Asahan, dilakukan Kapolres Asahan, didampingi Ketua Bayangkari, Kasat Lantas dan Personil Sat Lantas Polres Asahan.(foto/heru)

Asahan, hetanews.com -  Sat Lantas Polres Asahan, gelar syukuran HUT ke 62 Polantas dan bertekad untuk menekan angka laka lantas dengan mengoptimalkan infrastruktur.  

Acara dilaksanakan  di halaman terbuka Sat Lantas Asahan.

Dalam sambutannya, Kasat Lantas, AKP Hendrik Fernandes  Aritonang mengatakan, angka laka lantas sejak bulan Januari sampai September di 2017 dengan korban meninggal dunia 80 orang, luka berat 60 orang, sedangkan luka ringan 448 orang 

"Jalinsum dari Asahan-Tanjungbalai dan Asahan-Labuhan Batu sepanjang 71 kilometer keseluruhannya cukup panjang. Lalu kendala insfrastruktur, salah satu penyebab terjadinya laka lantas, baik kerusakan jalan, penerangan lalu  tidak kita pungkiri juga, human eror dan faktor cuaca menjadi penyebabnya,” ujar mantan Kasat Lantas Batubara ini. 

Kembali Hendrik meminta masyarakat agar berkendara tertib aturan hingga secara bersama-sama dapat menekan terjadinya angka laka lantas di sepanjang Jalinsum.

Ketua Bayangkari Polres Asahan, Ny Rima Kobul Syahrin Ritonga saat memberikan sertifikat kepada Polisi Cilik
yang meraih juara harapan dua di HUT Polantas.(foto/heru)

"Kita juga mengetahui, korban tewas tertinggi  berada di sepanjang Jalinsum juga menjadi korban tabrak lari, banyak menimpa para kendaraan roda dua. Hal ini salah satu menghambat tugas untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, yaitu kurangnya peralatan pengawasan seperti CCTV, “ungkap Hendrik. 

Sementara itu, Kapolres Asahan, AKBP Kobul Syahrin Ritonga, di hadapan unsur Pemkab Asahan yang hadir, juga mengajak agar bekerja sama untuk menekan angka laka lantas diwilayah hukum Polres Asahan yang memiliki Jalinsum sepanjang 71 kilometer ini. 

"Kita ketahui penyebab terhambatnya  tugas dalam mengungkap kecelakaan tabrak lari yaitu fasilitas yang kurang seperti CCTV, lalu diperparah dengan penerangan yang minim,"'ujar Kapolres. 

Dia berharap kerja sama semua pihak seperti masyarakat dan juga pemerintah.

"Kita berharap adanya CCTV di daerah ylyang dianggap penting di wilayah Kalinsum, lalu penambahan penerangan hingga lebih mempermudah pengungkapan kasus tabrak lari. Juga tidak terlepas peran masyarkat, baik membantu dengan menginformasikan terjadinya laka lantas, lalu berkendara dengan tertib,  hingga korban dapat terus kita tekan dan diperkecil," ujar AKBP Kobul.

Tidak sampai disitu, Kapolres juga mengharapakan di umur ke 62 Polantas, khususnya di Sat Lantas Asahan, maka cukup dewasa hingga mampu memberikan pelayaan maksimal  kepada masyarakat secara nyata sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku tanpa melihat siapa dan apa dianya.

Pantauan hetanews, kegiatan juga dirangkai dengan pemberian sertifikat kepada Polisi Cilik (Pocil) binaan Sat Lantas Asahan yang meraih juara harapan 2 di tingkat Polda Sumut saat peringatan Hari Polantas, pada 22 September  2017 lalu.

Pemberian sertipfkat diberikan langsung oleh Kapolres didampingi Ketua Bayangkari Asahan, Rima Kobul Syahrin Ritonga yang juga turut memberikan sesuap nasih tumpeng kepada salah satu personil Polwan di Sat Lantas Asahan. 

Penulis: heru. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.