HETANEWS

Terima Kasih Jumsadi Damanik, Kota Siantar Lebih Indah dan Tertata

Catatan Tommy Simanjuntak

Siantar, hetanews.com - Walaupun memimpin Kota Siantar dalam hitungan bulan, apa yang dikerjakan mantan Pj Wali Kota, Jumsadi Damanik ternyata membawa dampak bagi warga, dan telah serta akan dirasakan secara bersama.

Ini dikarenakan melakukan pembangunan dengan skala perioritas, yakni menghadirkan pembangunan yang dapat dirasakan secara bersama.

Menjelang akhir tahun 2016, beberapa ruas jalan di kota ini telah mengalami perubahan, di mana dilakukan pelebaran di beberapa titik, yang dianggap lokasi yang rentan dengan kemacetan.

Kemudian, Siantar selama tahun 2016 dipenuhi dengan hiburan rakyat, di mana melibatkan secara langsung warga untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Kemudian, gerakan menciptakan ikon baru untuk kota ini juga diretaskan, dengan salah satu program yang sukses dilakukan, yakni pembangunan monument becak, di Parkir Pariwisata, Jalan Merdeka, sehingga ciri khas kendaraan transportasi beroda tiga BSA, dapat dikenang oleh generasi mendatang.

Persoalan RSUD Djasamen Saragih yang begitu memuncak dapat diredam dengan tangan dingin oleh pemimpin yang lahir di Siantar ini. Jumsadi tidak mengandalkan kekuasaannya untuk menyelesaikan persoalan, melainkan dengan mengambil cara berempuk dengan semua elemen yang terlibat.

Pembangunan Tugu Raja Sangnaualuh, yang sempat tertunda di zaman almarhum Hulman Sitorus kembali digalakkan, dan hingga sekarang berdampak dengan telah diunjuknya lokasi pembangunan.

Jumsadi mengganggap penting untuk memberikan penghormatan kepada raja kota ini, maka dengan penuh semangat menggelorakan pembangunan tersebut.

Persoalan pelik Taman Bunga di tangan Jumsadi mengalami penyelesaian dan dikembalikan ke fungsi aslinya sebagai taman bunga dan bermain bagi warga Siantar.

Sekarang ini bisa dilihat secara langsung pembangunan sedang berlangsung di taman tersebut, sehingga nilai-nilai sejarah yang selama ini terkurung oleh pagar, kembali dapat dinikmati oleh warga.

Tahun ini juga, warga bisa melihat bagaimana ide untuk merubuhkan bangunan-bangunan liar yang ada di sepanjang jalan dan dilakukan pelebaran jalan dan pembangunan taman, merupakan buah karya dari Jumsadi. Dia melihat Siantar ini memang dikonsep oleh pemerintahan Belanda sebagai kota yang tertata indah dan rapi.

Keberanian tersebut akan menjadikan kota ini tidak lagi terlihat kumuh, tapi akan ditampilkan ke bentuk semula, dipenuhi dengan teknologi masa kini. Sehingga kota ini akan menjadi salah satu tujuan wisata bagi warga yang ada di sekitarannya.

Tak genap setahun memimpin Siantar banyak hal yang telah dilakukan oleh Jumsadi dan warga menikmati pembangunannya.

Bila ditanya secara jujur, maka warga akan dengan senang hati menjadikan beliau sebagai pemimpin kota ini, tapi dia hadir hanya untuk mengisi kekosongan wali kota, karena memasuki masa pilkada.

Ternyata, kota ini bisa terlihat indah dan tertata pabila pemimpinnya memiliki niat membangun.

Pemimpin sekarang sudah 8 bulan menjabat, belum ada satu pun yang dapat dirasakan oleh warga. Ada baiknya, pemimpin kota ini belajar kepada orang yang telah mampu menghadirkan pembangunan, Jumsadi Damanik, agar kelak namanya juga digaungkan di Siantar.

Penulis: tom. Editor: gun.