HETANEWS.COM

Pangonal Harahap Hadiri Tabligh Akbar FPI Labuhanbatu

Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap saat memberikan kata sambutan. (foto : Fendi)

Labuhanbatu, hetanews.com - Bupati Pangonal Harahap, bersama dengan istri Siti Awal Siregar dan Plt Sekdakab Ahmad Muflih, serta Asisten Adm Pemerintahan dan sejumlah Kepala SKPD, Jumat  (22/9/2017) malam menghadiri kegiatan tabligh akbar yang dilaksanakan DPW FPI (Front Pembela Islam) Labuhanbatu di Masjid Agung Jalan Ahmad Yani Rantauprapat.

Tabligh akbar yang dilaksanakan menghadirkan penceramah Ustadz Muhammad Safii Pasaribu (Muaalaf) dari Jakarta itu dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1439 H yang bertemakan “DenganTahun Baru Islam 1439 H, Mari kita eratkan silaturrahmi ormas/individu umat islam dengan tetap istiqomah menegakkan amar makruf nahi munkar serta perang terhadap antek asing & aseng”.

Pangonal Harahap mengatakan, Pemkab Labuhanbatu mengapresiasi dan merasa bangga atas terlaksananya kegiatan tabligh akbar yang dilaksanakan FPI Labuhanbatu.

"Dengan dilaksanakan kegiatan tabligh akbar ini mudah-mudahan mendapat hidayah dan masukan serta untuk menambah ilmu di bidang agama di saat kita mendengar ceramah Al Ustadz Muhammad Safii Pasaribu yang datang dari Jakarta," ungkapnya singkat.

Sementara Ketua FPI Labuhanbatu, Badaruddin Barus mengucapkan terima kasih yang luar biasa kepada jemaah yang mau meluangkan waktu menghadiri undangan FPI yaitu organisasi yang paling sederhana di Labuhanbatu. "Tapi FPI juga organisasi yang paling berani di Labuhanbatu," sebutnya.

Al Ustadz Muhammad Safii Pasaribu pada intinya mengajak umat islam untuk senantiasa mencintai Allah dan siap berkorban di jalan Allah SWT.

Di sisi lain ustadz yang pernah mengecam pendidikan selama 1 tahun di Rantauprapat ini lebih banyak menceritakan bagaimana sejarahnya untuk masuk ke agama Islam dan meninggalkan agamanya sendiri.

Bahkan ia diancam bunuh oleh orang tuanya bila masuk Islam. Bukan itu saja ia juga ditawari uang ratusan juta bahkan perempuan cantik agar tidak masuk ke agama Islam.

Namun karena sudah mendapat hidayah dari Allah SWT, sedikitpun ia tidak bergeming dan tertarik untuk kembali ke agamanya yaitu agama Nasrani.

Singkat cerita setelah ia pulang dari baitullah melaksanakan ibadah haji, orang tuanya pendeta dan yang ingin membunuhnya itu pun tertarik masuk Kslam. Bahkan pada tahun 2016 lalu sudah menunaikan ibadah haji secara gratis.

Penulis: fendi. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!