Siantar, hetanews.com - Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siantar, meringkus dua tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kasat Reskrim, AKP Restuadi melalui Kanit Jatanras, Iptu Yuken Saragih, membenarkan penangkapan dua tersangka ini, pada Rabu (20/9/2017) dinihari, sekira pukul 02.30 WIB.

Kedua tersangka adalah Muhammad Iqbal (28), warga Jalan Pergaulan Lorong 3, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara yang diketahui juga tinggal di Jalan Tongkol, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Utara.

Dan satu tersangka lagi, Paris Can Ginting (30), warga Beringin Sigagak, Kabupaten Simalungun.

Keduanya diamankan beserta barang bukti, berupa dua unit sepeda motor, merk Honda Beat warna hitam list warna merah dan merk Suzuki Shogun SP warna merah putih.

Barang bukti sepeda motor curian yang diamankan Polisi.(foto/ndo)

Salah satu yang menjadi korban dari dua tersangka tersebut adalah Andreas (22), warga Jalan Senangin, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur.

Andreas yang ditemui di Mapolres Siantar mengatakan, bahwa satu dari dua tersangka tersebut, yakni M Iqbal adalah orang yang dikenalnya karena rumah mereka yang berdekatan.

Ia tidak menyangka, M Iqbal nekat mencuri sepeda motor miliknya tersebut. "Gak terlalu kenal dekat gitu bang. Semalam (Selasa, 19/9/201) kejadiannya. Dia ngambil keretaku (sepeda motor) pakai kunci yang sudah digandakan," tuturnya.

Ceritanya, Andreas yang bekerja di Cafe El Divo, Jalan Sudirman, hendak pulang dari tempatnya bekerja tersebut. Namun, alangkah terkejutnya saat ia tidak melihat sepeda motornya itu, di tempat biasa ia parkirkan.

Ia kemudian mengecek CCTV Cafe El Divo tersebut. Dari kamera pengintai itu, ia mendapat petunjuk bahwa M Iqbal bersama seorang rekannya sudah mengambil sepeda motornya.

"Dari CCTV dapat bang. Kulihat dia sama kawannya yang ngambil keretaku. Kawannya itu gak kenal aku," kata Andreas yang dalam laporannya ke Polres Siantar, mengaku kehilangan sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan Nomor Polisi BK 3459 WAB.

Sebelum melapor ke Polres Siantar, Andreas bahkan sempat berniat baik dengan menemui M Iqbal. Namun, saat kerumah mertua M Iqbal, ia tidak bertemu dengan bersangkutan.

Ia hanya bertemu dengan istri M Iqbal dan meminta kepada wanita itu, agar kalau sudah ketemu dengan suaminya, untuk segera mengembalikan sepeda motor miliknya.

Namun, hingga waktu yang telah ditentukannya, yang bersangkutan tidak kunjung mengembalikan sepeda motor tersebut, sehingga ia berinisiatif membuat laporan resmi ke Polres Siantar.

Tampak, dua tersangka curanmor tersebut dilakukan pemeriksaan oleh penyidik dan dua sepeda motor tersebut telah diamankan.