Simalungun, hetanwes.com - Para tenaga medis yaitu bidan dan perawat di Kabupaten Simalungun mengikuti seminar yang diselenggarakan Universitas Efarina bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Informasinya, seminar akan berlangsung dua hari, Senin-Selasa (18-19/9/2017), di Simalungun City Hotel Pematang Raya Simalungun. Pantauan hetanews, acara seminar tersebut tampak dibuka oleh Wakil Bupati Simalungun, Amran Sinaga, Senin (18/9/2017).

Seminar itu mengambil tema “Peraturan perundang-undangan kesehatan bagi pelayanan keperawatan dan kebidanan”.

Dikatakan, bukanlah sebuah keharusan namun menjadi kewajiban untuk setiap penyelenggara kesehatan seperti Rumah Sakit agar turut serta mengikuti kegiatan tersebut.

Sebab adanya peraturan perundangan baru itu, ditujukan kepada bidan maupun perawat tanpa terkecuali, baik di rumah sakit swasta maupun pemerintah. Karena hal tersebut menyangkut dengan profesionalitas dan pemahaman yang baru sebagai penyelenggara kesehatan.

Kegiatan seminar ini juga turut diikuti bidan honor daerah, PTT dan PNS di lingkungan  Dinkes Kabupaten Simalungun.

Meskipun sempat menuai perbincangan mengenai mahalnya  jumlah biaya yang dikenakan, para peserta seminar tetap antusias mengikuti kegiatan tersebut. Seperti yang disampaikan, kegiatan seminar ini tujuannya memberi penjelesan terkait peraturan atau perudangan yang baru. 

Terpisah, Wakil Rektor III Universitas Efarina, Elba Silalahi menyampaikan, kegiatan seminar ini merupakan bagian dari Tridarma Perguruan Tinggi. Untuk itu, mahasiswa perguruan tinggi swasta yakni Unefa (Universitas Efarina) juga ikut dalam kegiatan ini. Selain memberikan pemahan kepada perawat maupun bidan, seminar ini juga menjadi salah satu indikator kenaikkan akreditasi puskesmas, dan indikator kenaikan pangkat maupun  golongan pegawai.

"Sebelumnya sudah kita kordinasi ke setiap rumah sakit swasta maupun pemerintah di kota dan kabupaten. Seperti RS Tentara dan Vita Insani di Kota Siantar. Ini bukan dipaksakan, tapi karena mengingat ini adalah sebagai penunjang atau persyaratan akreditasi puskesmas maupun syarat kenaikan jabatan bidan atau perawat itu sendiri. Karena ini penting, mengingat ada juga peraturan terbaru mengenai cara - cara pelayanan kesehatan  yang harus dipahami. Mahasiswa juga ikut dalam kegiatan ini dan mereka senang mengikuti seminar ini," jelas Elba Silalahi.

Salah seorang PTT Dinakes Simalungun menyampaikan, dengan adanya seminar tersebut, para peserta dapat memahami secara gamblang apa yang dimaksud oleh peraturan dan perundangan yang baru, berkaitan dengan bidan dan perawat. Sehingga dengan itu, peserta dapat mengetahui bagaiama memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan peraturan yang berlaku.