Karo, hetanews.com - Bupati Karo, Terkelin Brahmana, Wakil Bupati, Cory Sebayang serta Dansatgas Penanganan Sinabung, Letkol Inf Agustatius Sitepu, Kepala SKPD didampingi Ketua DPRD Karo Nora Else Surbakti dan anggota dewan lainnya langsung menuju rumah sakit, tempat para korban kecelakaan bus terbalik dirawat, Senin (18/9/2017).

Baca Juga: Ini Nama-nama Korban Kecelakaan Bus Pengangkut Siswa Pengungsi Sinabung

“Untuk ke depannya, mobil angkut untuk pelajar akan kita benahi. Dan untuk biaya perobatan serta penguburan salah seorang pelajar semuanya ditanggung pemerintah daerah,” ujar Terkelin disela-sela kunjungan. Bupati Karo beserta rombongan tampak prihatin melihat kondisi para pelajar tersebut.

Kondisi para korban saat dikunjungi rombongan Bupati Karo.(foto/charles) 

Seperti diberitakan sebelumnya, satu unit mobil Badan Nasional Penanggulangan Bendana (BNPB) jenis colt diesel (dump truck) nomor polisi (nopol) B 9040 SBO, pengangkut siswa SD dan SMP, pengungsi Sinabung, jungkir balik di Jalan jurusan Kutarayat-Kabanjahe, tepatnya di Perjumaan Badiken Desa Sigarang-garang, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, Senin (18/9/2017) sekira pukul 12:00 WIB.

Baca Juga: Mobil Antar Jemput Siswa Pengungsi Sinabung Jungkir Balik, 1 Siswa Meninggal, 35 Luka Berat dan Ringan

Akibatnya, 36 orang anak pengungsi asal Desa Kutarayat menjadi korban.

Seorang pelajar SMP, bernama Boris Yarsim Sidebang (15), meninggal dunia di lokasi kejadian karena tertindih ban mobil. Sementara 35 orang pelajar lainnya yang menderita luka berat dan ringan, masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabanjahe.