Karo, hetanews.com – Seperti diberitakan, satu unit mobil BNPB jenis colt diesel (dump truck) plat B 9040 SBO, pengangkut siswa SD dan SMP, pengungsi Sinabung, jungkir balik, di Jalan jurusan Kutarayat-Kabanjahe, tepatnya di Perjumaan Badiken Desa Sigarang-garang, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, Senin (18/9/2017),  pukul 12:00 WIB.

Pelajar SD korban kecelakaan saat mendapatkan perawatan.(foto/charles)

Akibatnya, 36 orang anak pengungsi asal Desa Kutarayat pun menjadi korban. Seorang pelajar SMP, bernama Boris Yarsim Sidebang (15), meninggal dunia di lokasi kejadian karena tertindih ban mobil. Sementara 35 pelajar lainnya yang menderita luka berat dan ringan masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabanjahe.

Baca Juga: Mobil Antar Jemput Siswa Pengungsi Sinabung Jungkir Balik, 1 Siswa Meninggal, 35 Luka Berat dan Ringan

Adapun nama-nama korban kecelakaan yakni ,Prayoga Agindo Sembiring (14),  Yuda Sitepu (13), Muhammad Dani (11), Muhammad Ador (11), Epidonta (14), Wahyu (14), Revan (14), Junaidi Ginting (14), Haikel (14), Reval (14), Aidil Padli (14), Rio ferdinan Tarigan (14), Andika Sitepu (14), Aldi Rahman Syahputra (14), Irfanta Sitepu (14), Pinari Ginting (14), Adri Sanjaya Ginting (14), Ebenezer Tarigan (14), Niko Stepanus (14) Supriyanto (12), Firman Jaya (14), Gilvino Sitepu (14), Farel Ginting (12), Yudi Sitepu (10), Nazril (6,5), Aryo Tarigan (15), Tepen Bangun (10), Pema Bregi (12), Rasken Sembiring (15), Mikael Sitepu (15), Depharel Ginting (12), Aji Yudiyan Sitepu (16). Sedangkan Dinasti Ginting (14) dan Adri Sanjaya Ginting (14) dioper ke Rumah Sakit Efarina Etaham akibat mengalami luka berat.