Siantar, hetanews.com - Transportasi online di Indonesia kini semakin berkembang. Tak ketinggalan di Kota Siantar, ada dua jenis transportasi online yang sudah bergerak.

Keduanya adalah Antarin, singkatan dari Alternatif Transportasi Siantar yang merupakan besutan Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (PD PAUS) dan Go-Jek, transportasi online yang sudah booming di Indonesia.

Tapi, biasanya akan ada bentrok dan bentuk persaingan bisnis antara transportasi online dan transportasi konvensional.

Seperti sudah beberapa kali terjadi di berbagai daerah di Indonesia seperti, Go-Jek, Go-Car, Grab Car, transportasi berbasis online ini terlibat bentrok dengan transportasi konvensional seperti, angkutan kota (angkot), ojek serta taksi argo.

Dan Siantar, yang terjadi bukan seperti di daerah lain. Dua jenis transportasi online, Antarin dan Go-Jek nyaris bentrok pada Rabu (13/9/2017) malam lalu, di depan kantor Antarin, Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat.

Belasan pengemudi Go-Jek berpakaian 'dinas' lengkap mendatangi kantor saingannya tersebut. Beruntung, kejadian ini tak sampai bentrok karena pihak Polres Siantar langsung membubarkannya.

Tidak diketahui apa penyebabnya nyaris bentrokan ini. Di kalangan pengemudi Antarin maupun Go-Jek, mereka saling mengklaim tempat ia bekerja tersebut yang benar.

Namun, ada juga isu yang berkembang, kejadian ini dikarenakan persaingan bisnis. Ada juga yang menyebutkan, pengemudi Antarin sempat memukul pengemudi Go-Jek.

Sehingga, belasan pengemudi Go-Jek mendatangi kantor Antarin. Seorang pengemudi Go-Jek mengatakan, bahwa mereka diusir dengan kasar saat sering nongkrong didepan Gedung Juang Kota Siantar.