Siantar, hetanews.com - Tampaknya pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Kartika beralamat di Jalan Kartini, Kecamatan Siantar Barat, masih menaruh dendam kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN)  2 yang beberapa waktu lalu sempat menyerang sekolah mereka.

Hal itu terbukti, di mana pelajar SMA Kartika melakukan penyerangan balik terhadap pelajar SMKN 2, dengan cara main keroyokan yang terjadi di Jalan Diponegoro, Kecamatan Siantar Barat, Jumat (15/9/2017). 

Korban Edi Sianturi kepada hetanews mengatakan, kalau sebelumnya hendak mengantarkan pulang pacarnya dengan menunggu angkot di Jalan Merdeka, tepatnya di depan Siantar Plaza.

Baca Juga: Bawa Kayu dan Batu, Pelajar SMKN 2 Serang SMA Kartika Siantar

"Jadi waktu saya lagi menunggu angkot, tiba-tiba saja anak SMA Kartika datang. Terus dilihat mereka baju saya bertuliskan SMKN 2. aterus orang itu (siswa SMA Kartika) mau memukuli saya. Terus saya lari ke jalan ini (Diponegoro), namun berhasil ditangkap sama orang itu dan langsung dipukuli. Padahal, saya tidak tau permasalahannya apa sampai dipukuli," ucap Edi saat berada di Jalan Diponegoro dengan tangan berdarah. 

Masyarakat yang melihat kejadian pengeroyokan terhadap Edi langsung mencoba melerai. Hanya saja, siswa SMA Kartika itu, berhasil melarikan diri. Sehingga hanya Edi yang berhasil diamankan masyarakat dan menanyainya. 

Baca Juga: Siswanya Dipukuli Pelajar SMKN 2, Ini Tanggapan Kasek SMK Persiapan

Tidak beberapa lama, masyarakat mengintrogasi Edi. Dan dua orang pria dengan menggunakan baju kaos bertuliskan Korem datang mengamankan Edi dan menasehatinya. 

"Kan sudah saya bilang kemaren, kalian (SMKN 2) jangan main-main ke kota dulu, kami juga sudah mengatakan hal itu kepada guru kalian,” kesal pria tersebut dengan berjalan membawa Edi.