HETANEWS.COM

Rampas Mobil Nasabah, Pegawai Leasing Dipolisikan

Korban Budi saat melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polres Tanah Karo.(foto/charles)

Karo, hetanews.com - Bambang Handoko Putra (35), warga Dusun Lembah Katisan, Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, polisikan oknum pegawai leasing PT Sinar Mitra Sepadan Finance (SMS) beralamat di Jalan Jamin Ginting Kabanjahe ke Polres Tanah Karo Kabanjahe, Rabu (13/9/2017) sekira pukul 18.00 WIB.

Dalam laporan polisi yang bernomor: LP / 705 / IX / 2017 / SU / RES T.Karo, Bambang yang ditemani  adik kandungnya, Budi Apriandi (33) menyebutkan, aksi oknum pegawai leasing terjadi pada adiknya saat hendak pergi ke daerah Kecamatan Merek untuk suatu urusan keluarga.

Begitu melintas di depan kantor SMS Finance atau tepatnya didepan kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Karo, seorang pria tiba-tiba muncul dan langsung menghadang mobilnya.

Sedangkan satu pria lainnya dengan mengendarai sepeda motor, muncul dari belakang seraya berteriak “Berhenti Kau”.

Budi  yang saat itu berada dibalik setir kemudi  langsung menghentikan laju mobilnya dan membuka kaca mobil Avanza nomor polisi (nopol) BK 1619 JF yang dikendarainya.

Di mana langsung terlihat seorang pria yang berinisial WP, penduduk Berastagi dan seorang temannya yang juga oknum pegawai SMS Finance dan langsung memaksanya turun dan langsung mencabut kunci kontak mobilnya. “Ayo bicara kita di kantor,” ujar WP seperti yang ditirukan Budi.

Masih menurut Budi, dirinya yang pada saat itu tidak tau harus berbuat apa, langsung saja mengikuti arahan kedua pria tersebut menuju kantor SMS dalam kondisi, dirinya duduk di bangku belakang. Sedangkan mobil dikemudikan oleh WP.         

Setibanya di depan kantor SMS yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari tempat penghadangan, WP langsung menyuruh Budi untuk segera melunasi tunggakan angsuran mobil milik abangnya yang pada saat itu dikendarainya.

Mengingat pada saat itu, dirinya tidak membawa uang, maka dengan memelas, Budi meminta waktu untuk pembayannya, namun ditolak oleh oknum pegawai SMS.

Diakui Budi, bahwa benar abangnya ada menunggak angsuran sebanyak 4 bulan angsuran dari yang sudah dibayar sebanyak 25 kali pembayaran dari jangka kredit selama 3 tahun. “Tunggakannya empat bulan bang.”ujar Bambang.

Keterlambatan pembayaran angsuran kredit itu, menurutnya, akibat roda perekonomian yang dijalani keluarganya dalam berjualan makanan belakangan ini terasa sulit terlebih dengan kondisi bencana Gunung Sinabung.

“Tadi pagi sudah kita lakukan itikad baik dengan membayar satu bulan, tapi mereka gak terima,” tambah Bambang yang diamini adiknya.

Putus asa dan merasa takut mobilnya akan disita maka mereka langsung mengadukan kejadian ini ke Polres Tanah Karo.

Sementara itu, salah seorang petugas piket di Sentra Pelayanan Publik (SPK) Polres menyebutkan, tindakan yang dilakukan pihak leasing tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 42 tahun 1999 tentang Fidusia. Apalagi jika pengambilannya dilakukan di jalan raya, merupakan tindakan pidana pencurian yang disertai dengan ancaman kekerasan. 

“Mereka bisa dijerat pasal 368, pasal 365 KUHP Ayat 2, 3 dan 4 junto,” terangnya.

Penulis: tim. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan