HETANEWS

Salah Tentukan Sikap Politik, Jabatan Hefriansyah Bisa Terganggu

Wali Kota Siantar, Hefriansyah.

Siantar, hetanews,com - Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018 mendatang, dikuatirkan akan menjadi pemicu perseteruan antara Wali Kota, Hefriansyah dengan Wakil Wali Kota terpilih, Togar Sitorus.

Karena keduanya bisa saja memiliki “jagoan” berbeda yang mau dimenangkan dalam pesta demokrasi nantinya.

Apalagi seperti Togar Sitorus selaku Ketua Partai Demokrat Siantar, sudah jelas akan mati-matian mendukung calon Gubsu yang diusung lambang mercy itu.

"Partai politik pasti akan berjuang memenangkan pertarungan Pilgubsu nantinya. Dan suasana politik itu akan berimbas ke seluruh daerah di Sumut, termasuk Kota Siantar," ucap Fawer Sihite, Rabu (13/9/2017).

Pemuda ini juga menyebutkan, bahwa nama – nama bakal calon Gubsu sudah mulai bermunculan dan termasuk partai pendukungnya.

“Seperti Golkar yang mendukung Tengku Erry dengan Ngogesa, Hanura dengan Edy Ramayadi dan I Jack Sah. Lalu ada Partai Demokrat dengan JR Saragih. Semuanya memiliki kans untuk menang, “ kata mantan Ketua GMKI Siantar-Simalungun ini. 

Disini lah nantinya yang menimbulkan polemik, kata Fawer. Yaitu jika Wali Kota Siantar, Hefriansyah malah berpihak kepada calon Gubsu yang bukan dari Partai Demokrat.

"Bisa jadi akan ada wacana pelengseran Hefriansyah karena Partai Demokrat sangat memiliki kepentingan di Kota Siantar sebagai partai pemenang. Dibuktikan jumlah anggota DPRD Siantar didominasi Partai Demokrat,” tandasnya berandai-andai.  

Untuk itu, Fawer mengingatkan Hefriansyah agar waspada dalam menentukan sikap politiknya, agar tidak terjadi gejolak politik yang bisa membahayakan jabatannya.

 "Jadi Hefriansya harus waspada. Boleh tidak kemana-mana. Hanya sajakan Hefriansyah punya histori dengan Demokrat. Dia duduk sebagai Wali Kota dikarenakan Partai Demokrat,” katanya mengingatkan. 

Fawer kembali menyarankan Hefriansyah harus lebih mendekati masyarakat. Sebab menurutnya, yang mampu menolong Hefriansyaj adalah masyarakat.

"Hefriansyah harus belajar mendekati masyarakat. Karena saat ini yang dapat membantu dia adalah masyarakat. Jangan lagi tunjukkan sikap sombong, angkuh dan pongah yang membuat masyarakat tidak suka," sarannya.

Penulis: tom. Editor: gun.