HETANEWS

FP3HH Desak DPRD Humbahas Gulirkan Hak Angket

Aksi demo yang berlangsung di DPRD Humbahas. (foto : Jonathan)

Humbahasa, hetanews.com - Forum Pemrakarsa Pendiri Pemerhati Humbang Hasundutan (FP3HH), Rabu (12/9/2017) melakukan aksi damai di gedung DPRD Humbang Hasundutan (Humbahas).

Massa yang tergabung dari beberapa elemen masyarakat ini mendesak DPRD Humbahas agar segera menandatangani usulan hak angket terhadap Bupati Dosmar Banjarnahor.

Aksi damai ini dilakukan karena masyarakat sudah tidak terima dengan kepemimpinan Dosmar Banjarnahor selama 2 tahun lebih berjalan. 

Pada aksi damai tersebut, Gandhi Pakpahan, selaku Sekretaris Umum FP3HH, menyatakan ketidakpuasannya dengan kepemimpinan Bupati Dosmar.

"Kami para pendiri Kabupaten Humbahas ini kecewa dengan gaya kepemimpinan Bupati Dosmar. Sangat banyak keputusan dia yang tidak konsisten dan dinilai gagal. Di antaranya pergantian nama Jalan Sisingamangaraja jadi Jalan Tokke Julius Nainggolan,".

"Dan yang baru sekarang ini yaitu pencabutan Surat Keputusan (SK) Taman Bunga Panoguan Solu dan digantikan dengan taman bunga di lokasi baru yaitu Ulu Darat. Itu sikap kekanak-kanakan yang tidak konsisten," ucap salah satu pemrakarsa pendiri dan pemerhati Kabupaten Humbahas.

Saat dikonfirmasi, Ketua DPRD Humbahas, Marnaek Hutasaoit mengakui hak angket anggota dewan telah bergulir. Dan pada rapat pertama dihadiri 21 orang anggota dewan dari beberapa fraksi.

"Kemarin rapat dihadiri 21 orang anggota DPRD Termasuk bapak Irwan Simamora dari Fraksi Hanura walaupun beliau sudah datang terlambat," ungkapnya.

Massa yang hadir ingin DPRD bersikap dewasa dan menyikapi aspirasi masyarakat tersebut.

Ratusan massa yang ikut dalam aksi ini tergabung dari organisasi kepemudaan, ormas, mahasiswa, tokoh agama dan tokoh masyarakat dari Humbahas.

Penulis: jonathan. Editor: aan.