Simalungun, hetanews.com - Pengacara Jhonli Sinaga, meminta kliennya, Budi Indra Tarigan yang akrab disapa BT agar dibebaskan dan dikeluarkan dari tahanan.

Demikian disampaikannya dalam nota eksepsi, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (13/9/2017).   

BT, warga Jalan Gunung Sinabung, Kota Siantar yang juga pemilik kos-kosan Violet di kota itu, disidangkan di PN Simalungun, setelah pengadilan menggugurkan gugatan pra-pidnya beberapa minggu lalu.

Jaksa Christianto Situmorang, menjerat terdakwa dengan pasal 114, pasal 112 jo pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.   

Sebelumnya, BT disebutkan, ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun, berdasarkan Surat Daftar Pencarian Orang (DPO) Nomor. 65/V/2016 Reskrim yang ditandatangani Ajun Komisaris Polisi ZP Matondang.

Lalu para saksi Sahat Sinaga, Rio Siahaan dan M Situmeang, melakukan penangkapan terhadap BT pada 30 Mei 2017 sekira lukul 15.00 WIB dari rumah terdakwa.   

Ditetapkannya terdakwa sebagai DPO oleh Polres Simalungun, berawal dari tertangkapnya terpidana Roy Mangihut Silaban dan terpidana Dedi Pratama Saragih, pada Senin, 26 Maret 2016, sekira pukul 21.15 WIB atas kepemilikan sabu.

Kedua terpidana tersebut, mengakui sabu yang dimilikinya diperoleh dengan cara membeli dari Budi Tarigan alias BT.  

Untuk menanggapi nota eksepsi tersebut, majelis hakim pimpinan Lisfer Berutu, memberi kesempatan kepada jaksa selama 1 minggu. Persidangan dibantu panitera, Sulaiman Purba, ditunda hingga Rabu depan.