Taput, hetanews.com - Sebanyak 6 unit rumah semi permanen jadi abu di Dusun Siloppa Gadong, Desa Parsaoran Nainggolan, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Peristiwa kebakaran ini diduga terjadi akibat hubungan arus pendek (korsleting).

“Api diduga pertama sekali muncul dari rumah kosong milik marga Hutagaol. Lalu api kemudian membumbung tinggi dan menyambar rumah di sampingnya,” kata warga setempat, Paffi Nababan, Rabu (13/9/2017).

Untuk memadamkan api, warga setempat dan petugas pemadam kebakaran Pemkab Taput, bahu membahu menyiramkan air. Sebagian warga lainnya membantu mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah para korban.

“Warga berjuang keras mengeluarkan barang-barang dari rumah tersebut, dan juga dengan seadanya menggunakan ember mengambil air dari kolam dekat dusun,” ujarnya.

Setelah hampir 1 jam kemudian, api dapat dipadamkan. Dan untuk menghindarkan menjalarnya api, 2 unit rumah warga terpaksa dirusak.

Untuk memadamkan api, warga setempat dan petugas pemadam kebakaran Pemkab Taput, bahu membahu menyiramkan air. Sebagian warga lainnya membantu mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah para korban.

Dari data yang dihimpun, rumah yang terbakar maupun dirusak, yakni milik Pangidoan Gultom, Jurus Nainggolan, Lodek Nainggolan, Oppung Gundur Gultom, Jafar Sianipar, Darno Sihotang dan Oppung Marita Tambunan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Kapolres Taput AKBP Jonius Taripar P Hutabarat melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kejadian tersebut.

“Kita masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi kebakaran. Kita juga masih memintai keterangan dari warga setempat,” ujarnya.

sumber: medansatu.com