Binjai, hetanews.com - Setelah hanyut selama 2 hari, siswa SMP Negeri 6 Binjai, Marwan Syahputra alias Putra (12) warga Jalan Linggis, Lingkungan 2, Kelurahan Cengkeh Turi, Binjai Utara, ditemukan tewas, Selasa (12/9/2017) sekira pukul 07.30 WIB.

Putra hanyut saat akan menyelamatkan adiknya yang terhanyut dari sungai pecahan batu belakang Perumahan Binara, Kelurahan Cengkeh Turi, Binjai Utara, beberapa hari lalu.

Namun, Putra tidak mampu menahan derasnya arus sungai dan hanya mampu menolong adiknya. Akhirnya, Putra pun hanyut hingga ditemukan di tumpukan sampah bendungan Titi Kuala Madu, Sei Remban, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat.

Saat ditemukan, posisi Putra dalam keadaan tengkurap tanpa mengenakan baju dan hanya pakai celana. Tubuhnya juga sudah mulai membengkak dan berwarna biru kehitam-hitaman.

Foto korban semasa hidup. (foto: Jufri)

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Binjai- Ahmad Yani mengatakan, selama 2 hari ini, sebanyak 60 anggota BPBD diturunkan mencari Putra serta mendirikan 3 pos pemantauan. "Lokasi penemuan di titik pos 3," jelas Ahmad Yani.

Usai ditemukan, jasad Putra langsung dibawa ke RS Djoelham Binjai dan diantarkan ke rumah duka, untuk dimakamkan."Jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Minggu (10/9/2017) Putra dikabarkan hanyut, setelah menolong adiknya, Aril (10) yang hanyut usai melompat ke Sungai Bingai, belakang komplek Perumahan Binara, Kelurahan Cengkeh Turi, Binjai Utara.

Usaha Putra menyelamatkan adiknya tidak sia-sia. Dia berhasil menyelamatkan sang adik yang masih duduk di bangku sekolah dasar, dibantu 4 teman mereka yang saat itu, ikut bersama mereka. Akan tetapi, Putra hanyut dan terbawa arus sungai.