HETANEWS

DPRD Simalungun Mempertanyakan Realisasi Anggaran Kominfo

Tampak sudut kanan Kadis Kominfo Kabupaten Simalungun, Akmal Siregar mengikuti rapat dengan Komisi I DPRD Simalungun.

Simalungun, hetanews.com - Tak transparan dan diduga akibat tidak dapat dipertanggung jawabkan, Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) dinilai layak mengusut penggunaan anggaran keuangan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Simalungun Tahun Anggaran (TA) 2017.

Dari data rincian laporan realisasi anggaran, TA 2017 dinas tersebut, tercatat anggaran sebesar Rp 3.138.825.000 realisasi Rp 2.559.162.200. Ini bertambah Rp 579.662.800 atau setara dengan 81.53 persen. Dengan judul kegiatan, program kerjasama informasi dengan mass media.

Untuk penyebarluasan informasi pembangunan daerah sebesar Rp 1.055.000.000, realisasi Rp 1.020.500.000. Bertambah sebesar Rp 34.500.000 atau setara dengan 96.73 persen. 

Penyebarluasan informasi penyelenggaraan pemerintahan daerah sebesar Rp 853.825.000 realisasi Rp 851.238.700. Bertambah sebesar Rp 2.586.300 (99.70 persen).

Belanja modal sebesar Rp 839.000.000 realisasi Rp 836.531.200 bertambah Rp 2.468.800 atau sebesar 99.71 persen. 

Penyebarluasan informasi yang bersifat penyuluhan bagi masyarakat sebesar Rp 1.230.000.000 realisasi Rp 687.423.500 bertambah Rp 542.576.500 atau setara 55,89 persen. Belanja pegawai sebesar Rp 7.000.000  realisasi Rp 00. Bertambah Rp 7.000.000 atau setara dengan 00.

Adanya indikasi kejanggalan pada realisasi anggaran Dinas Kominfo dipimpin Akmal Siregar selaku Kepala Dinas (Kadis) ini juga mendapat sorotan tajam dan nyaris mosi tak percaya dari anggota Komisi I DPRD Simalungun.

Ini terjadi Senin (11/9/2017) pasca Komisi I menggelar rapat kerja dengan mitra kerja.

Anggota Komisi I DPRD Simalungun dari Partai Golkar,  Makmur Damanik pada rapat tersebut meminta Kadis Kominfo untuk mentransparansikan anggaran pada dinasnya yang bertambah anggaran dengan nilai yang cukup signifikan. Makmur menduga adanya kejanggalan penempatan anggaran dinas tersebut. 

Usai dipersilahkan Koordinator Eksekutif yakni Asisten I Bidang pemerintahan, Marolop Silalahi, Kadis Kominfo (Akmal Siregar) memaparkan penempatan anggaran tambahan dinas nya secara berbelit belit, seingga memicu amarah dari pimpinan rapat, Ketua Komisi I, Sastra Joyo Sirait. 

Akhirnya Akmal Siregar memaparkan bahwa salah satu anggaran tambahan dinasnya, yakni sebesar Rp 105 juta untuk pengadaan,  buah kamera video berkualitas canggih dalam rangka digunakan meliput secara langsung (live) di setiap kegiatan yang digelar Pemkab Simalungun.

Penulis: zai. Editor: aan.