HETANEWS

3 Jam Penggerebekan Narkoba dan Debat antara Bripka Versus AKBP

Petugas menujukkan hasil tes urine pada oknum polisi yang diamankan.

Simalungun, hetanews.com - Penggerebekan rumah oknum personil Polres Siantar dengan pangkat Bripka berinisial SB di Perumahan Graha Harmoni, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Minggu (10/9/2017) malam, mengundang perhatian warga setempat.

Terlebih, penggerebekan Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun dipimpin langsung Kapolres, AKBP Marudut Liberty Panjaitan. Inilah dikatakan warga setempat saat melihat kejadian penggerebekan.

"Semalam digrebek dan ramai kali. Ada sekitar 6 mobil pribadi yang turun ke sini. 5 mobil masuk, 1 mobil jaga-jaga di gerbang masuk perumahan. Kapolres (Simalungun) yang mimpin kami lihat semalam. Lebihlah 15 orang polisi itu pakai baju preman," kata beberapa warga sekitaran lokasi penggerebekan, Senin (11/9/2017).

Kata warga, polisi sepertinya memang sudah mengincar Bripka SB. Di mana saat Bripka SB datang ke rumahnya, polisi Polres Simalungun langsung mengikuti dari belakang dan tiba di rumahnya, Bripka SB langsung diringkus.

Penggerebekan ini disaksikan warga dan terdengar perdebatan antara Bripka SB dan AKBP Marudut Liberty Panjaitan. Bripka SB sempat meminta agar AKBP Marudut Liberty Panjaitan tak menangkapnya, namun Kapolres Simalungun tersebut tak menghiraukannya.

"Penggerebekan semalam itu ada sekitar 3 jam. Lumayan lama lah. Abangnya pun datang ke rumah itu dan ditangkap juga. Dua-duanya tes urine. Kalau kami dengar semalam, positif hasil tes urine keduanya," ucap warga.

Ternyata, penggerebekan ini diawali informasi yang diterima Polres Simalungun dari masyarakat yang sudah resah atas tindak tanduk Bripka SB di dunia peredaran gelap narkotika tersebut.

Ini dibuktikan dengan Kapolres Simalungun yang menunjukkan isi pesan singkat (SMS) di handphone (HP) nya di mana pada bulan Juni lalu, ada masyarakat yang resah akan permainan Bripka SB di narkotika.

Penulis: ndo. Editor: aan.