Medan, hetanews. com - Norton Girsang, adalah satu dari dua korban tewas dalam kecelakaan maut yang terjadi diperempatan Jalan Zainul Arifin-Jalan Diponegoro, Kota Medan, Minggu (10/9/2017) sekira pukul 04.30 WIB.

Ternyata sebelum tewas ia sempat menunjukkan gelagat aneh. Hal itu diungkapkan seorang rekan kerja korban, Charles.

Kepada Charles, koran sempat mengucapkan suatu hal tentang mendiang ibunya, Elsiarama boru Sialoho yang telah meninggal 3 tahun lalu.

Di sela-sela makan siang Sabtu kemarin, Norton tiba-tiba bilang rindu masakan mendiang ibunya.

"Kemarin (Sabtu) pas makan siang, entah kenapa dia bilang rindu masakan mamaknya. Namun, karena enggak tau bakal kayak begini ceritanya kami ya biasa saja nggak nanggapi kali," ungkap Charles di rumah duka Lingkungan XI, Kelurahan Seimati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.

Ia juga menyebutkan bila Norton semasa hidupnya dikenal sebagai pribadi yang ceria dan suka bercanda. Sehingga, Charles dan teman lainnya merasa terkejut dengan informasi yang menyebutkan Norton meninggal setelah menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

"Nggak nyangka kami. Tapi tadi malam sekitar jam delapan saya jumpa sama dia mau ngajak undangan di Marelan, kami sudah janji juga. Tapi katanya dia mau pergi undangan juga sama temannya di Medan jadi nggak bisa ikut," sebut Charles.

Hingga pukul 15.00 WIB, rumah orangtua Norton Girsang terus didatangi rekan kerja korban. Namun, jenazah belum juga tiba dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan.

Terlihat tenda dan terpal baru saja terpasang di depan rumah orangtuanya. Sejumlah tikar juga telah terbentang di ruang tamu keluarga untuk menyambut kedatangan jenazah.

sumber: tribunnews.com