Siantar, hetanews.com - Balai Besar Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BBPOM) Medan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun serta Polda Sumatera Utara (Poldasu) kembali menemukan mie berformalin di Kota Siantar-Kabupaten Simalungun.

Mie yang berformalin ini kemudian disita dan dimasukkan dalam belasan karung goni putih. Tampak juga disita mesin pembuat mie ini, timbangan dan cairan formalin serta boraks.

Sekitar 1,5 ton mie berformalin ini ditemukan dari 3 lokasi yakni 700 kilogram dari Simpang Kerang, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba. Lalu 300 kilogram dari Jalan Mangga, Kelurahan Parhorasan Nauli, Kecamatan Siantar Marihat.

Dan sekitar 500 kilogram ditemukan dari Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Keseluruhan barang bukti ini kemudian dikumpulkan di Wisma Gandaula, Kota Siantar.

Tampak hadir, Kepala BBPOM Medan, Julios Sacramento Tarigan didampingi Ramses Dolok Saribu selaku Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan dan jajaran serta pihak Dinkes dari Pemko Siantar maupun Pemkab Simalungun.

Kepala BBPOM Medan, Julios Sacramento Tarigan menyatakan, mereka komitmen dalam pemberantasan produk makanan yang ditambah dengan barang berbahaya yang dijual dan diedarkan kepada masyarakat.

"Bukti material sudah ada kita temukan Biar tidak terulang, peralatan juga kita amankan. Tiga orang kita amankan terhadap penemuan ini. Saya pastikan diproses terhadap hukum," tutur Sacramento, Kamis (7/9/2017).

Urat Simanjuntak selaku Kabid Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes Siantar mengatakan, selama ini mereka telah melakukan pembinaan di lokasi-lokasi pabrik mie. Seperti di Sumber Jaya, mereka baru turun ke lokasi sekitar sebulan lalu.

"Yang di Simpang Kerang (Sumber Jaya), ketika turun belum ada nambahkan formalin. Mereka mengaku baru-baru ini (menggunakan formalin). Mungkin karena ada permintaan. Barang ada ya karena ada permintaan. Kami harapkan masyarakat kalau ditemukan produksi mie, mohon diinformasikan dan kami akan langsung turun," ucapnya.