Siantar, hetanews.com - P Sianturi (51), ayah tiri bejat yang tega mencabuli DPSH (14), putri tirinya yang masih duduk di bangku SMP, dijadikan budak seks dalam setahun belakangan sejak Oktober 2016 hingga 20 Agustus 2017 lalu, kini telah ditahan Unit PPA Satreskrim Polres Siantar.

Ternyata, mabuk membuat Sianturi tergoda dan menuruti kemauan 'arus bawah' tersebut. Ia mencabuli DPSH saat pulang ke rumah dalam keadaan mabuk.

Lebih bejatnya lagi, aksi cabul ini diketahui oleh istri Sianturi yang diketahui boru Hasibuan yang tak ada niat melarang aksi cabul dikediaman mereka, di Jalan Makmur, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar ini.

Malah, boru Hasibuan ini pun menyuruh P Sianturi untuk melarikan diri saat tahu suaminya itu dilaporkan ke Polres Siantar oleh orang tua korban, J Hasibuan. Beruntung, kepolisian berhasil meringkusnya setelah berusaha mencoba melarikan diri.

"Mereka (korban dan Sianturi) masih ada hubungan keluarga. Istri Sianturi sama ayah korban itu kakak adik," kata Kasat Reskrim Polres Siantar, AKP Restuadi melalui Kanit PPA, Aiptu Malon Siagian.

Baca Juga: Bejat, Bapak Tiri Jadikan Anak 14 Tahun Jadi Budak Seks

Korban bisa tinggal dirumah Sianturi karena orang tuanya telah bercerai. Ibu kandungnya, kini tinggal di Kabupaten Samosir. Korban pun tinggal dirumah yang dalam adat Batak dipanggilnya namboru tersebut.

Korban dicabuli oleh Sianturi hingga berulang kali dalam setahun belakangan ini. Tidak diketahui berapa kali pastinya Sianturi yang sudah dianggap korban sebagai ayah keduanya itu melancarkan aksi bejat itu.