HETANEWS

FP3HH Dukung Hak Angket DPRD Humbahas Terhadap Dosmar Banjarnahor

Gandhi Pakpahan selaku Ketua Formatur FP3HH saat menyampaikan hasil pertemuan sambung rasa.

Humbahas, hetanews.com - Terkait isu-isu negatif yang beredar di kalangan masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dalam kepemimpinan Bupati Dosmar Banjarnahor, Forum Pemrakarsa, Pendiri dan Pemerhati Kabupaten Humbahas (FP3HH) mendukung penuh DPRD setempat menggunakan hak angket. 

Dukungan tersebut dideklarasikan dalam diskusi terbuka yang diselenggarakan oleh FP3HH di Hotel Danau Toba Internasional Medan (2/9/2017). Pembahasan melalui isu tersebut melahirkan dugaan bahwa Dosmar Banjarnahor telah menyalahgunakan wewenangnya sebagai Bupati. 

Lahirnya dugaan tersebut melalui berbagai kebijakan yang dilakukan terkesan prematur dan berubah-ubah, seperti penggantian nama Jalan Sisingamangaraja XII, Taman Bunga Panoguan Solu, penutupan hiburan malam, larangan terhadap minuman tuak, dan masalah pembagian proyek yang dituntut gabungan pengusaha jasa konstruksi Humbahas. 

Semua kebijakan tersebut dianggap prematur dan gagal, yang mengakibatkan keresahan dimasyarakat Humbahas kemudian dituangkan dalam forum tersebut. 

Melalui hak angket DPRD, Forum berharap agar Dosmar dapat mengubah pola pemerintahan di Humbahas ke arah yang lebih baik demi kemajuan daerah tersebut. 

Dari hasil diskusi terbuka itu, FP3HH akan memberikan secara simbolis hasil yang diperoleh kepada Pemkab dan DPRD Humbahas serta memberikan waktu sekurang-kurangnya 3 bulan kepada Dosmar untuk memperbaiki pola pemerintahan Humbahas dan menuntut agar Dosmar turun dari jabatannya jika hal tersebut tidak dapat terpenuhi.

Gandhi Pakpahan selaku Ketua Formatur FP3HH mengatakan, dalam diskusi tersebut tidak lain hanyalah demi kemakmuran dan kemajuan masyarakat Humbahas.

"Tidak ada niat-niat lain dalam acara ini, diskusi ini merupakan diskusi terbuka, demi kemakmuran dan kemajuan masyarakat Humbahas. Masyarakat telah banyak diresahkan oleh kebijakan-kebijakan prematur Dosmar, jadi untuk merubah paradigma tersebut kita adakan diskusi ini dan nanti hasilnya akan diserahkan kepada Bupati dan DPRD," ujarnya kepada awak media dalam konfrensi pers. 

Penulis: trendy. Editor: aan.