HETANEWS.COM

Penempatan Proyek Dana Desa Bahapal Raya Diduga Menyalahi Aturan

Denah tanah adat Tuan Jamauhur Saragih yang penerbitan SKT-nya telah dimohonkan ahli waris Jhon Lasim Saragih.(foto/zai)

Simalungun,hetanews.com -  Penempatan dana desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2017 di Nagori Bahapal Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, diduga menyalahi aturan tentang tata kelola dan regulasi dana desa.

Pasalnya, tempat alokasi pembukaan jalan bersumber dari dana desa Nagori Bahapal Raya tersebut, bukan merupakan aset nagori. Melainkan tanah leluhur Tuan Jamauhur Saragih yang permohonan SKT-nya sudah diajukan dan sedang dalam proses.

"SKT lahan itu sudah dimohonkan Jhon Lasim Saragih, selaku ahli waris dari Tuan Jamauhur Saragih untuk diterbitkan Pangulu. Anehnya,  Pangulu malah semau perut membuka jalan kelahan tersebut, "ujar Rudi Saragih, Kamis (31/8/2017).

Surat permohonan Surat Keterangan Tanah.(foto/zai)

Tidak ada permisi sedikitpun, baik lisan maupun secara tertulis kepada ahli waris. Ulah Pangulu Nagori Bahapal Raya itu, kami duga dipolitisir orang lain guna kepentingannya. Sebab, kawasan itu bukan merupakan kawasan pemukiman masyarakat, katanya.

Hal itu bukan tanpa alasan, lanjutnya, dimana Pangulu Nagori Bahapal Raya tersebut telah berjanji kepada ahli waris Tuan Jamauhur Saragih, bahwa untuk pengurusan SKT akan ditindaklanjutinya pada bulan Desember 2017 mendatang.

Minimnya sarana prasarana telekomunikasi, di wilayah nagori tersebut, Novri Saragih, yang tak lain Pangulu Nagori Bahapal Raya, Kecamatan Raya dimaksud belum dapat dikonfirmasi hetanews.

Penulis: zai. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!