Siantar, hetanews.com - Dari rekaman video Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap oknum BNNK Siantar, HP, petugas sempat kewalahan membujuknya untuk mengeluarkan uang dari sakunya.

Pasalnya, HP tampak ngotot pertahankan uang dugaan hasil suap yang ia terima.

Video detik-detik penangkapan yang terjadi di Jalan Sudirman, simpang Jalan WR Supratman itu  diputar oleh seorang petugas Reserse Kriminal lalu disaksikan sejumlah awak media, Sabtu (26/8/2017), di Mapolres Siantar.

Pada video yang diperkirakan berdurasi puluhan menit itu, tampak pria diduga HP mengenakan kaos merah. J yang disebut pelapor kasusnya dipegang salah seorang petugas, serta 3 orang petugas lain termasuk yang melakukan aktifitas rekam.

Dari rekaman tersebut, petugas acap kali menyuruh HP yang saat itu tengah berdiri agar mengeluarkan uang dari dalam sakunya untuk meletakkannya di atas tanah. Namun permintaan itu ditolak  HP.

Petugas pun terus meminta HP agar mengeluarkan uang. Bahkan, posisi HP yang selanjutnya duduk di atas sebuah sepeda motor juga menolak menuruti permintaan salah satu petugas yang mengenakan helm sembari memegang sebuah map warna merah berisi surat perintah tugas.

Kondisi itu terus berulang hingga menarik perhatian beberapa warga dan kemudian menyambangi lokasi. Dalam rekaman, HP beberapa kali terlihat bergeser meski hanya beberapa langkah di lokasi.

Baca Juga: OTT Polres Siantar, HP Diamankan Berikut Uang Rp 10 juta

Baca Juga: Ini Cerita Saksi Mata OTT Oknum BNNK Siantar

Baca Juga: Breaking News! Polres Siantar OTT Anggota BNN inisial HP

Dari posisi berdiri kemudian duduk di atas sepeda motor hingga kembali berdiri, HP terkesan terus menolak desakan petugas.

Parahnya lagi, sempat mengeluarkan uang dari saku, namun HP memasukkannya kembali ke dalam saku celana jeans di bagian depan.

Terakhir, salah seorang petugas diketahui benama Darwin Siregar yang datang ke lokasi dinilai berhasil mematahkan 'nyali' HP.

Polisi berpangkat Ajun Inspektur Satu (Aiptu) ini berhasil membuat HP mengeluarkan segepok uang dari sakunya yang kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam.

Sejurus kemudian, HP dan J, berikut barang bukti digelandang petugas menuju Mapolres Siantar. Hingga saat ini petugas masih melakukan pemeriksaan terkait kasus itu.