HETANEWS.COM

Kapolres Simalungun dan Trimedya Saling Lempar Candaan

Kapolres Simalungun, AKBP M Liberty Panjaitan saat menyampaikan kata sambutan.(foto/tom)

Siantar, hetanews.com - Susana Hari Ulang Tahun (HUT) Panjaitan dohot Boruna Siantar- Simalungun, di Internasional Restaurant, Sabtu (26/8/2017) benar-benar mencair.

Apalagi saat Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Trimedya Panjaitan saling lempar candaan. 

Awal candaan tersebut datang dari Liberty Panjaitan saat menyampaikan kata sambutan. Dia menyebutkan, dirinya banyak campur tangan dalam perayaan HUT Panjaitan tersebut lantaran perintah sang abang, yakni Trimedya Panjaitan.

"Pertama kali ketika dilantik menjadi Kapolres, bang Trimedya memberikan pesan agar saya memberikan perhatian kepada marga Panjaitan khususnya di Siantar dan Simalungun," ucapnya. 

Lanjut Marudut, bahwa HUT Panjaitan di Siantar dan Simalungun ini lebih besar dari HUT Panjaitan yang ada di Jabodetabek.

"Di sini kita buat ada video trond, padahal kita ambil dari Jakarta, kayaknya nanti ini bakal ditiru Panjaitan Jabodetabek. Di sana dihadirkan artisnya Amigos dan disini pun kita hadirkan Amigos. Jadi kita engga akan kalah," ucapnya. 

Kata Marudut, jika Jabodetabek ingin membuat acara seperti yang dilakukan oleh Panjaitan Siantar dan Simalungun, mereka siap memberikan bantuan.

"Kalau Jabodetabek butuh bantuan membuat acara seperti ini bisa kita utus orang dari sini untuk membantu, tapi harus sebesar ini yah, kalau yang biasa-biasa engga mau kita," ucapnya sambil tertawa.

Marudut terus melontarkan candaan terkait rencana Panjaitan Siantar dan Simalungun akan membangun kantor.

"Di Jakarta belum ada kantor, padahal sudah direncanakan sejak 8 tahun lalu, tapi sampai saat ini belum dibangun. Kalau di Siantar tinggal pilih mau di Jalan Sudirman, Jalan Sutomo atau Jalan Toba tinggal pilih," katanya. 

Trimedya Panjaitan saat menyampaikan kata sambutan.(foto/tom)

Lanjutnya masih dengan bercanda, bahwa kegiatan ini dapat terlaksana dikarenakan niat baik dari seluruh marga Panjaitan.

"Kalau sudah dengar Panjaitan, mangolu mudar atau terbakar darah untuk ikut membantu. Seperti di baliho, kita mintakan dicantumkan nama pak Luhut Panjaitan, namboru kami Basaria Panjaitan, abang kami Trimedya dan Hinca Panjaitan langsung mau. Makanya di foto mereka senyum-senyum semua, coba yang dibawahnya dari Ketua Umum sampai Kapolres nya mutung (murung) semua mukanya," katanya sambil tertawa. 

Ucapan Marudut itu pun dibalas langsung dengan candaan oleh Trimedya Panjaitan. Dia sedikit membuka pribadi Kapolres Simalungun tersebut.

"Tadi dia (Kapolres Simalungun) ngomong panjang lebar tentang dia, nah sekarang, gue mau buka tentang dia. Terlalu panjang loe soalnya ngomong tadi, si Liberty ini dari semua angkatannya paling bandel, "ucapnya sambil tersenyum.

Kata Trimedya, bahwa selalu bertanya pesan yang dia berikan kepada Marudut agar memperhatikan marga Panjaitan.

"Saya terus bertanya tapi dia selalu menjawab siap bang, siap bang. Siap-siap aja loe saya bilang sudah dilakuin belum. Kalau loe enggak mau sebentar jadi Kapolres, Panjaitan harus dia perhatikan, kalau engga 6 bulan aja loe di sini," sebut Trimedya sambil bercanda. 

Trimedya juga menanggapi terkait pembuatan kantor Panjaitan di Kota Siantar. "Tadi katanya mau bangun kantor, kalau kantornya ngontrak buat apaan. Jadi jangan ngontrak yah Pak Liberty," ucapnya. 

Baca Juga: HUT Panjaitan Siantar-Simalungun Dihadiri Ribuan Undangan dan Politikus Nasional Handal

Dia juga meminta kepada masyarakat terkhusus marga Panjaitan agar selalu melihat kinerja Kapolres Simalungun.

"Kita boleh dukung, tetapi kita harus perhatikan kinerjanya. Kalau engga benar biar kita evaluasi dia. Karena kita juga gak mau marga Panjaitan yang enggak benar," ucapnya. 

Trimedya juga menjelaskan ketidak hadiran Luhut Panjaitan dan Basaria Panjaitan dalam acara ini.

"Kemarin waktu tanggal 16 Agustus, saya juga berbicara kepada pak Luhut untuk hadir dalam acara ini. Tetapi beliau bilang, tidak bisa karena ada tugas ke Bali dan Manado. Begitu juga namboru kita Basaria Panjaitan tidak bisa hadir tetapi beliau setuju jika namanya dibuat dalam undangan. Karena KPK ini tak bisa sembarangan, harus rapat pimpinan dulu kalau mau buat foto dan namanya dalam undangan," ucapnya. 

Dia berharap agar Panjaitan terus bersatu, dan kedepannya Panjaitan dapat membuat Bona Taon Panjaitan se Dunia.

"Mudah-mudahan kita nanti bisa buat Panjaitan se Dunia dan membuat Bona Taonnya," sebut Trimedya.

Penulis: tom. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!