HETANEWS

Kampung Banjar Sasaran Bandar Sabu Tangkapan BNNK Siantar

Kompol Pierson Ketaren (dua dari kiri) memberikan keterangan kepada wartawan.

Siantar, hetanews.com - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Siantar resmi menetapkan Muhammad Saleh Nasution (29) dan Budi Antoni (28), tersangka kasus kepemilikan total 344 paket sabu yang ditangkap, kemarin.

"Keduanya kami kenakan pasal 114 ayat 2 dan 114 ayat 2 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," ujar Kompol Pierson Ketaren saat siaran pers kepada wartawan, Kamis (24/8/2017).

Kepada wartawan, Budi dan Saleh mengaku acap kali mengedarkan sabu ke Kampung Banjar, Kecamatan Siantar Barat. Meski begitu kedua pelaku enggan merinci berapa banyak yang diedarkan.

Baca Juga: BNNK Siantar Ungkap 2 Ons Sabu dari Bandar Ini

Baca Juga: Ini Foto Penangkapan Bandar Sabu Oleh BNNK Siantar di Rambung Merah

"(Diedar) ke kota Siantar bang, kampung Banjar," ujar Budi singkat.

"Saya hanya ngantar disuruh Budi bang, saya diupah 300 ribu per hari. Gak tau berapa banyak (paket sabu), saya ngantar aja," timpal Saleh.

Kedua pelaku ditangkap petugas BNNK Siantar, kemarin di Kawasan Rambung Merah, Kabupaten Simalungun. Petugas semula menangkap Saleh di jalanan dan kemudian pengembangan ke perumahan Harmoni Blok B, hunian Budi.

"Total barang bukti sabu ada 344 paket, dua diantaranya paketan besar. Berat bersih setelah melalui ditimbang di pegadaian 161,68 gram," tandas Pierson didampingi Kepala Seksi Rehabilitasi, Rustam Efendi.

Selain menyita sabu, petugas juga mengamankan 1 unit sepeda motor jenis Yamaha Mio, uang tunai Rp 6 juta rupiah diduga hasil penjualan sabu, 1 buah timbangan digital, ratusan plastik klip, 2 unit handphone, dan sepasang sepatu.

Penulis: bt. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.