Simalungun, hetanews.com -  Zulkiflan Batubara (55) menaruh curiga dengan kehadiran seseorang yang tak dikenalnya berada di Pos Satpam eks Dstrik Simalungun PTPN III Kebun Sei Mangkei, Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Rabu (23/8/2017) malam sekira pukul 22.05 WIB.

Anggota TNI AD yang juga bertugas sebagai Petugas Pengamanan (Papam) PTPN III Kebun Sei Mangkei ini meminta pria yang diketahui bernama Suheri (37), warga Huta V Nagori Sei Mangkei untuk membuka isi tas sandang yang dibawanya.

Suheri yang terindikasi sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu itu membuka tas nya dan 

Korban melihat ada peluru air sofgun di dalam tas sandang milik korban. Namun saat Zulkiflan ingin membuka kembali isi tas itu, tiba-tiba pelaku merampasnya.

Selanjutnya mengeluarkan air softgun dari dalam tas dan langsung memukulkan ke arah korban beberapa kali pada bagian mata sebelah kiri dan kepala. Akibatnya korban mengalami luka pada bagian mata dan kepala.

Barang bukti milik pelaku.

Sewaktu hendak melarikan diri, korban berusaha merampas tas milik pelaku, sehingga terkoyak dan isi dalamnya jatuh berserakan.

Ternyata setelah diperiksa dan dikumpulkan isi tas itu ada 6 bungkus plastik klip tansparan diduga sabu, timbangan elektrik, 1 unit handphone (HP) HP merk Samsung warna hitam dan sebagainya.

Korban dibantu saksi, Erwinsyah dan Billy Tambunan, keduanya karyawan PTPN III Sei Mangkei mengumpulkan barang-barang pelaku, selanjutnya melaporkannya ke Polsek Bosar Maligas.

Petugas Kepolisian yang menerima laporan itu, langsung melakukan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta mengamankan sejumlah barang bukti.

Selain itu, petugas masih melacak keberadaan Suheri yang berhasil melarikan diri saat akan diamankan korban.