HETANEWS

Pangulu Pokan Baru dan Poktan Dituding Jual Bibit Padi Bantuan Pemerintah

Simalungun, hetanews.com - Pangulu Nagori Pokan Baru, Kecamatan Hutabayu Raja serta sejumlah kelompok tani (poktan) di nagori itu dituding telah memperjual belikan bibit padi dari bantuan pemerintah dengan harga Rp 15.000 per bungkus isi 5 kilogram.

Terkait informasi ini, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Simalungun, Jan Posman Purba mengatakan, bahwa untuk tahun 2017 ini, pemerintah pusat maupun provinsi tidak ada menyalurkan bantuan benih padi kepada Poktan.

Sehingga dirinya menyangkal kebenaran informasi yang disampaikan masyarakat, bahwa Pangulu Nagori Pokan Baru maupun Poktan dimaksud memperjual belikan benih padi bantuan dari pemerintah pusat.

"Informasi itu tidak benar. Karena pemerintah pusat maupun provinsi tidak ada menyalurkan bantuan bibit padi untuk masyarakat tani di Kabupaten Simalungun. Atau barangkali itu benih padi bersubsidi. Kalau itu ya harus dibeli," terangnya.

Dikatakan Jan Posman di ruang kerjanya, Rabu (23/8/2017) pukul 14.00 WIB, melalui PT Sang Hyang Sri, pemerintah pusat ada kerja sama dalam hal pendistribusian bibit padi bersubsidi dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 2.500 per kilogram.

"Untuk lebih lengkapnya, kepada Kepala Cabang Dinas (KCD) kita yang di Kecamatan Huta Bayu Raja saja konfirmasikan. Seperti apa terkait mekanisme pendistribusian, dia yang lebih tau," imbuh Jan Posman.

Hal senada pun disampaikan oleh Pangulu Nagori Pokan Baru, Kecamatan Huta Bayu Raja, Bahari Sitinjak. Dari seberang telepon seluler miliknya diterangkannya, bahwa tugas utama Pangulu bukan untuk memperjual belikan bibit padi bantuan.

"Siapa oknum masyarakat saya itu yang melapor, bahwa saya memperjual belikan bibit padi bantuan pemerintah. Itu bukan tugas saya sebagai Pangulu. Inilah gak enaknya masyarakat, sementara saya telah memperjuangkannya," ujarnya.

Menurut Pangulu ini, adapun harga bibit padi bersubsidi menjadi Rp 15.000 per bungkus isi 5 Kg merupakan kesepakatan dari Gapoktan dengan Poktan, mengingat pendistribusiannya menelan biaya.

"Seharusnya harga bibit padi bersubsidi varietas Ciherang itu dijual Rp 2.500 per kilogram. Hanya saja untuk mendistribusikannya membutuhkan biaya bongkar, di sepakatilah harga tebusnya Rp 15.000/bungkus isi 5 kg," ungkapnya.

Penulis: zai. Editor: gun.