HETANEWS

Dua Jambret Beraksi di Jalan Sangnaualuh Nyaris Dibakar Warga

Kedua pelaku jambret diamankan di Polsek Siantar Timur. (foto : Res)

Siantar, hetanews.com - Seorang wanita menjadi korban penjambretan 2 orang pelaku di Jalan Sangnaualuh simpang Jalan Danau Toba, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Selasa (22/8/2017) sekira pukul 20.00 WIB.

Akibatnya korban yang diketahui bernama Sartika Yanti (30), warga Jalan Akasi Raya Perumnas Batu VI, Kabupaten Simalungun mengalami luka di bagian kaki sebelah kanan setelah terjatuh dari atas sepeda motor Honda Vario nomor polisi (nopol) BK 5807 TBD. 

Kapolsek Siantar Timur Iptu  Helman Tampubolon menjelaskan, bahwa peristiwa itu bermula pada saat itu korban (Yanti) mengendarai sepeda motor Honda Vario melintas dari Kampus Universitas Nommensen dan hendak pulang menuju rumahnya.

Ketika melintas di simpang Jalan Danau Toba, kedua pelaku yang diketahui bernama Agus Manik (30) warga Jalan Narumonda Bawah, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur dan Ibnu Wardana (20) warga Jalan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba langsung menjambret tas milik korban yang diletakkan di depan sepeda motornya.

Ini membuat korban jatuh ke badan aspal. Tak lama kemudian korban langsung bangkit dan mengejar kedua pelaku. 

Namun naas setelah berhasil menjambret tas milik korban, justru kendaraan pelaku menabrak seorang pengendara sepeda motor yang hendak masuk ke SPBU Jalan Sangnaualuh Simpang Sambo.

"Ibnu yang membawa sepeda motor dengan kecepatan tinggai tidak bisa lagi mengendalikan laju kendaraan dan langsung menghantam sepeda motor yang masuk ke SPBU," ucap ketiganya.

Helman menambahkan, warga yang mendengar benturan keras dari arah SPBU datang ketiganya.

Korban yang mengejar kedua pelaku mengatakan kepada warga kalau Agus dan Ibnu merupakan jambret. 

Warga yang mau menolong, akhirnya berbalik melayangkan pukulan terhadap kedua pelaku hingga babak belur.

"Bahkan sempat juga mau dibakar oleh warga yang kesal atas perbuatan kedua pelaku. Untung saja kita bertindak cepat dan mengamankan kedua pelaku ke kantor (Polsek Siantar Timur) untuk memenjalanpemeriksaan," sebut Kapolsek.

Helman juga mengatakan  kalau di dalam tas yang dijambret ada uang sebesar Rp 1,4 juta dan 1 unit handphone (HP) merk Vivo.

"Diduga kedua pelaku adalah pengguna narkoba. Keduanya dikenakan pasal 363 tentang pencurian dalam hal pemberatan," ungkap Helman.

Penulis: res. Editor: aan.